TRIBUNNEWS.COM - Timnas Jerman datang ke Piala Dunia 2026 dengan membawa misi besar untuk mengembalikan kejayaan mereka di panggung sepak bola dunia.
Sebelumnya, skuad berjuluk Der Panzer tersebut mengalami kegagalan beruntun pada dua edisi sebelumnya.
Timnas Jerman gagal melaju dari fase grup di Piala Dunia edisi 2018 dan 2022.
Catatan tersebut menjadi noda bagi Timnas Jerman yang telah empat kali meraih gelar juara Piala Dunia itu.
Kini di bawah arahan Julian Nagelsmann, Timnas Jerman berupaya membuka lembaran baru di Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.
Timnas Jerman tergabung ke dalam Grup E bersama Ekuador, Pantai Gading, dan Curacao.
Baca juga: Viral Negara Debutan Piala Dunia 2026 Datang dengan Bus Sekolah Klasik, Tim Tetap Semangat
Gelandang Timnas Jerman, Leon Goretzka, menegaskan seluruh pemain memiliki tekad kuat untuk menebus hasil buruk yang dialami dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya.
Dikutip dari laman resmi FIFA, Goretzka mengakui jika kegagalan Timnas Jerman dalam beberapa tahun terakhir membuat sebagian pendukung kehilangan keyakinan terhadap Der Panzer.
Goretzka menjadikan hal tersebut sebagai motivasi. Pemain Bayern Munchen tersebut ingin mengembalikan kepercayaan publik kepada Timnas Jerman.
"Kami ingin memperbaiki semuanya. Fans sedikit kehilangan kepercayaan kepada kami dan kami ingin memenangkan hati mereka kembali. Itu menjadi motivasi terbesar saya dan juga seluruh tim," ujar Goretzka.
Baca juga: Hasil Laga Uji Coba: Spanyol Taklukkan Peru 3-1 Jelang Piala Dunia 2026
Di sisi lain, Goretzka tidak menempatkan Timnas Jerman sebagai kandidat terkuat untuk merebut gelar juara.
Namun, pemain berusia 31 tahun tersebut optimistis timnya mampu melangkah jauh.
"Saya tidak melihat kami sebagai favorit utama. Tetapi kami punya banyak pemain bintang dan jika semua fit serta tampil maksimal, kami bisa meraih sesuatu yang besar di Piala Dunia ini," tambahnya.
Dalam podcast Tribunnews bertajuk "SUPER TAKTIK: Prediksi Grup A-F Piala Dunia 2026 & Last Dance Ronaldo vs Messi" yang tayang Minggu (7/6/2026), sejumlah pengamat sepak bola menilai jika Timnas Jerman masih menjadi unggulan utama di Grup E.
Pengamat sepak bola Bayu Ajianto menilai Timnas Jerman datang ke Piala Dunia 2026 dengan tujuan yang sangat jelas, yakni memulihkan reputasi mereka sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia.
Menurutnya, Timnas Jerman saat ini memiliki kombinasi ideal antara pemain muda berbakat dan sosok senior yang berpengalaman.
Nama-nama seperti Jamal Musiala dan Florian Wirtz dinilai telah berkembang pesat bersama klub masing-masing dan siap menjadi tulang punggung tim nasional.
Sementara itu, pengalaman Manuel Neuer dan Joshua Kimmich menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan skuad.
"Jerman datang ke Piala Dunia 2026 dengan misi yang sangat jelas, yaitu mengembalikan reputasi mereka sebagai kekuatan utama sepak bola dunia."
"Mereka punya generasi baru seperti Jamal Musiala dan Florian Wirtz yang semakin matang."
"Selain Manuel Neuer, ada juga Joshua Kimmich sebagai pemain senior yang bisa menjadi pemimpin di lapangan."
"Setelah kegagalan pada dua edisi sebelumnya, motivasi mereka tentu sangat besar. Saya melihat Jerman sebagai favorit utama di Grup E," kata Bayu.
Sementara itu, anggota komunitas Indo Barca, Richardo Liwang, menilai perjalanan Timnas Jerman menuju juara grup tidak akan berjalan mudah.
Menurutnya, Ekuador memiliki kualitas yang cukup baik sebagai wakil Amerika Selatan, sedangkan Pantai Gading datang dengan generasi pemain muda yang berpotensi memberikan kejutan.
Namun, Richardo tetap menempatkan Timnas Jerman sebagai kandidat terkuat untuk finis di posisi puncak klasemen Grup E.
"Kalau berjalan mulus, mungkin saya rasa tidak. Jerman punya pesaing seperti Ekuador yang cukup kuat sebagai wakil Amerika Latin."
"Selain itu, Pantai Gading juga memiliki generasi baru yang menarik."
"Tetapi untuk favorit juara grup, saya tetap memilih Jerman," ujar Bayu.
(Tribunnews.com/Isnaini)