Mahir Berbahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 6 - 8 Kegiatan 4 BAB 1 Teks Deskripsi Kurikulum Merdeka
Hendri Gusmulyadi June 09, 2026 02:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kunci jawaban Mahir Berbahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 6 - 8 Kegiatan 4 BAB 1 Teks Deskripsi Kurikulum Merdeka, buku paket Erlangga SMP MTs Bahasa Indonesia IX.

Sebuah cerpen tidak hanya menyajikan rangkaian peristiwa, tetapi juga menggambarkan berbagai emosi yang dirasakan oleh para tokohnya.

Dalam Mahir Berbahasa Indonesia Kelas 9 halaman 6–8 Kegiatan 4 Bab 1 Kurikulum Merdeka, siswa diajak memahami bagaimana deskripsi perasaan dan deskripsi peristiwa digunakan dalam sebuah karya sastra.

Materi ini menggunakan cerpen berjudul Wisuda karya Sawali Tuhusetya sebagai bahan pembelajaran untuk mengasah kemampuan membaca dan menafsirkan teks.

Melalui kegiatan ini, peserta didik diminta mengidentifikasi bagian-bagian cerita yang menggambarkan perasaan tokoh maupun peristiwa yang terjadi sepanjang alur cerpen.

Kemampuan tersebut penting karena membantu siswa memahami karakter tokoh, konflik, serta pesan yang ingin disampaikan oleh penulis.

Selain menemukan bagian deskripsi, siswa juga diajak menafsirkan isi cerita melalui sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan perasaan tokoh dan respons pribadi terhadap peristiwa yang diceritakan.

Latihan seperti ini tidak hanya melatih keterampilan membaca pemahaman, tetapi juga mengembangkan empati karena siswa berusaha melihat peristiwa dari sudut pandang tokoh cerita.

Berikut pembahasan kunci jawaban Mahir Berbahasa Indonesia Kelas 9 halaman 6–8 yang dapat dijadikan referensi belajar untuk memahami deskripsi perasaan dan deskripsi peristiwa dalam cerpen Wisuda.

B. Berdasarkan teks tersebut, temukanlah bagian-bagian yang termasuk deskripsi perasaan dan deskripsi peristiwa.

1. Deskripsi Perasaan: “Bola mata Mak Sarmini berkaca-kaca.”
   Deskripsi Peristiwa: Wisuda Sarman sedang berlangsung.

2. Deskripsi Perasaan: “Dadanya ditimbuni rasa haru yang sulit diterjemahkan.”
   Deskripsi Peristiwa: Para tamu undangan larut dalam suasana wisuda.

3. Deskripsi Perasaan: “Tubuh Mak Sarmini gemetar. Merinding.”
   Deskripsi Peristiwa: Sarman menjalani proses wisuda.

4. Deskripsi Perasaan: “Rasa haru, bangga, bahagia, dan tangis menyesak di rongga dadanya.”
   Deskripsi Peristiwa: Sarman menuntut ilmu di perguruan tinggi.

5. Deskripsi Perasaan: “Hampir saja ia putus asa.”
   Deskripsi Peristiwa: Suami Mak Sarmini meninggal karena penyakit paru-paru kronis.

6. Deskripsi Perasaan: “Naluri keibuannya tak sanggup melihat anak bungsunya terpuruk dalam lubang kebodohan.”
   Deskripsi Peristiwa: Mak Sarmini menjual barang berharga dan sawah untuk biaya pengobatan suaminya.

7. Deskripsi Perasaan: “Ia ingin melihat anak bungsunya lulus dengan menggendong gelar sarjana.”
   Deskripsi Peristiwa: Mak Sarmini beralih menjadi pedagang pisang di pasar.

8. Deskripsi Perasaan: “Ia hampir tak percaya ketika Sarman dinyatakan sebagai wisudawan terbaik.”
Deskripsi Peristiwa: Sarman dinyatakan sebagai wisudawan terbaik dengan IP tertinggi.

9. Deskripsi Perasaan: “Air matanya tak terbendung.”
Deskripsi Peristiwa: Pak Rektor dan dekan memberikan ucapan selamat kepada Sarman.

C. Tafsirkanlah deskripsi dalam teks tersebut dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut.

1. Perasaan siapa sajakah yang dideskripsikan dalam cerpen tersebut?
2. Bagaimanakah perasaanmu ketika membaca cerpen tersebut? Apakah kamu ikut merasakan apa yang dirasakan tokoh dalam cerpen tersebut?
3. Apakah yang akan kamu lakukan jika kamu menjadi tokoh Sarman?
4. Apakah yang sebenarnya dirasakan tokoh Mak Sarmini?
5. Apakah yang sebenarnya dirasakan tokoh Sarman?

Jawaban:

1. Perasaan Mak Sarmini dan Sarman.

2. Saya merasa terharu dan kagum ketika membaca cerpen tersebut. Saya ikut merasakan perjuangan Mak Sarmini yang bekerja keras demi pendidikan anaknya serta kebahagiaannya saat melihat Sarman berhasil menjadi sarjana dan wisudawan terbaik.

3. Jika saya menjadi Sarman, saya akan belajar dengan sungguh-sungguh, membanggakan orang tua, dan berusaha membalas semua pengorbanan yang telah diberikan oleh ibu saya.

4. Mak Sarmini merasakan haru, bangga, bahagia, dan terharu karena perjuangannya membesarkan dan membiayai pendidikan Sarman akhirnya membuahkan hasil. la juga mengenang berbagai kesulitan yang pernah dialaminya selama membiayai kuliah anaknya.

5. Sarman merasa bahagia, bangga, bersyukur, dan terharu karena berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi serta menjadi wisudawan terbaik. la juga merasa berterima kasih atas pengorbanan ibunya yang telah bekerja keras demi keberhasilannya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.