OTT KPK Seret Nama Bupati Muara Enim Edison, NasDem Langsung Jaga Jarak: Dia Bukan Kader Kami
Eri Ariyanto June 09, 2026 02:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang panggung politik daerah dan menyeret nama Bupati Muara Enim, Edison, ke dalam pusaran kasus yang menjadi perhatian publik nasional.

Penindakan yang dilakukan KPK tersebut memicu berbagai reaksi dari sejumlah pihak, termasuk Partai NasDem yang selama ini kerap dikaitkan dengan sosok Edison.

Di tengah derasnya sorotan publik, NasDem langsung memberikan klarifikasi tegas terkait status politik Bupati Muara Enim tersebut.

Partai besutan Surya Paloh itu menegaskan bahwa Edison bukan merupakan kader maupun anggota resmi Partai NasDem.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk meluruskan berbagai informasi yang beredar di tengah masyarakat pasca OTT yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.

NasDem menilai penting untuk memberikan penjelasan agar tidak muncul kesalahpahaman yang dapat menyeret nama partai ke dalam perkara hukum yang sedang ditangani KPK.

Sementara itu, KPK masih terus mendalami kasus yang melatarbelakangi operasi senyap tersebut dan telah mengamankan sejumlah pihak dalam rangkaian OTT di Muara Enim.

Kasus ini pun langsung menjadi sorotan karena melibatkan kepala daerah yang masih aktif menjabat dan memiliki peran strategis dalam pemerintahan daerah.

Publik kini menanti penjelasan resmi dari KPK terkait konstruksi perkara, pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, serta dugaan tindak pidana korupsi yang menjadi dasar penindakan.

Di sisi lain, polemik mengenai keterkaitan Edison dengan partai politik tertentu turut menjadi perbincangan hangat seiring berkembangnya proses hukum yang sedang berlangsung.

Baca juga: Harapan Untung Berujung Buntung! Investor di Sukabumi Setor Rp 200 M ke Dapur MBG, Hasilnya Zonk

Seperti diketahui, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem Hermawi Taslim menegaskan bahwa Bupati Muara Enim Edison bukan merupakan kader Nasdem.

"Bupati Muara Enim bukan Nasdem!" ujar Hermawi kepada Kompas.com, Senin (8/6/2026) malam.

Hermawi mengakui bahwa Nasdem menjadi salah satu pemberi rekomendasi bagi Edison pada Pilkada 2024.

Hanya saja, ketika hendak direkrut ke Nasdem, Edison memilih partai lain.

"Memang waktu dia ikut kita rekomendasi, ada pembicaraan rencana dia mau kita rekrut, tapi kemudian tidak jadi. Dia masuk partai lain, silakan lacak," imbuhnya.

OTT KPK BUPATI - Bupati Muara Enim, Edison, kena OTT KPK, kini ditangkap. Kantor Disdik dan Pemda Muara Enim digeledah, ruang kerja bupati disegel
OTT KPK BUPATI - Bupati Muara Enim, Edison, kena OTT KPK, kini ditangkap. Kantor Disdik dan Pemda Muara Enim digeledah, ruang kerja bupati disegel ((Ist)/Kompas.com/Aji YK Putra)

OTT KPK Bupati Muara Enim

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 10 orang di Jakarta dan Sumatera Selatan dalam rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Muara Enim, Edison.

"Dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sepuluh orang di wilayah Jakarta dan Sumatera Selatan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).

Budi menuturkan, lima di antara mereka yang ditangkap berasal dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim, termasuk Edison selaku bupati.

Sementara itu, lima orang lainnya adalah pihak swasta.

(TribunNewsmaker.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.