Abaikan Ronaldo dan Skuad Bertabur Prestasi, Pemain Kongo: Portugal Sepele
Drajat Sugiri June 09, 2026 02:57 PM

TRIBUNNEWS.COM - Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) kembali mencuri perhatian dunia sepak bola setelah memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Hal tersebut menjadi momen bersejarah, karena mereka kembali tampil di panggung terbesar sepak bola dunia setelah penantian panjang selama 52 tahun sejak terakhir kali tampil pada 1974 saat masih bernama Zaire.

Kepastian kelolosan Kongo diraih melalui jalur play-off antarkonfederasi setelah menang tipis 1-0 atas Jamaika lewat babak perpanjangan waktu. 

Namun, perjalanan Kongo di Piala Dunia 2026 tidak akan mudah. Mereka tergabung dalam grup yang cukup berat bersama Portugal, Kolombia, dan Uzbekistan.

Meski begitu, semangat tinggi tetap ditunjukkan para pemain, termasuk striker Cedric Bakambu.

Momen Bakambu sempat menjadi sorotan setelah sebuah foto viral memperlihatkan dirinya memegang papan bertuliskan pesan dari penggemar dalam bahasa Lingala: “Portugal aza maîtrisable”, yang berarti “Portugal dapat dikendalikan”.

Ungkapan tersebut sontak menarik perhatian publik, mengingat Portugal di atas kertas merupakan salah satu tim terkuat di turnamen tersebut.

Meski demikian, pernyataan itu dianggap sebagai bentuk kepercayaan diri dan motivasi bagi skuad Kongo jelang tampil di panggung dunia.

Menariknya, Portugal akan menjadi lawan pertama Kongo di Piala Dunia 2026 pada Kamis (18/6) pukul 00.00 WIB.

Portugal sendiri datang ke Piala Dunia 2026 dengan status sebagai salah satu favorit juara. 

Baca juga: Peta Kekuatan Grup K Piala Dunia 2026: Misi Sempurnakan Karier Cristiano Ronaldo

Skuad asuhan Roberto Martinez dipenuhi pemain yang meraih prestasi besar di level klub, menjadikan mereka salah satu tim dengan kedalaman skuad terbaik di turnamen ini.

Sejumlah pemain kunci Portugal baru saja menikmati musim yang sukses di kompetisi masing-masing.

Bernardo Silva dan Ruben Dias misalnya, berhasil meraih gelar domestik bersama Manchester City, termasuk FA Cup dan Carabao Cup.

Sementara itu, Cristiano Ronaldo tetap menjadi pusat perhatian meski telah berusia 41 tahun.

CR7 masih menunjukkan kontribusi besar setelah membawa Al Nassr menjuarai Liga Arab Saudi, sekaligus melengkapi koleksi gelarnya di empat liga berbeda sepanjang kariernya.

Rekan setim Ronaldo di Al Nassr, Joao Felix, juga turut mencatatkan prestasi serupa dengan meraih gelar liga yang sama.

Di level Eropa, pemain seperti Nuno Mendes, Vitinha, dan Joao Neves tampil gemilang dengan membawa Paris Saint-Germain menjuarai Liga Champions.

Dari Spanyol, Joao Cancelo turut menambah daftar panjang pemain Portugal yang meraih trofi setelah menjuarai La Liga bersama Barcelona.

Di sisi lain, kiper Diogo Costa sukses mengantarkan Porto menjuarai Liga Portugal.

TIMNAS PORTUGAL - Timnas Portugal pada Piala Dunia 2026 tergabung di Grup K bersama Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia. (Tribunnews.com via ChatGPT)

Tidak hanya soal gelar, kontribusi individu para pemain Portugal juga menjadi sorotan. Bruno Fernandes bahkan mencatatkan rekor impresif di Premier League dengan 21 assist dalam satu musim.

Secara nilai pasar, Portugal juga memiliki deretan pemain muda bernilai tinggi seperti Vitinha dan Joao Neves yang masing-masing ditaksir mencapai Rp2,4 triliun, dikutip dari Transfermarkt.

Sementara itu, Cristiano Ronaldo yang kini berada di usia senja kariernya memiliki nilai pasar sekitar Rp173 miliar, meski tetap menjadi figur sentral di dalam tim.

Di luar lapangan, popularitas Portugal juga turut berdampak secara komersial. Antusiasme terhadap Cristiano Ronaldo bahkan memicu lonjakan penjualan jersey di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Pemilik Cybersoccer Store Ungaran, Fandi, mengungkapkan bahwa peningkatan penjualan sudah terlihat sejak beberapa bulan terakhir menjelang Piala Dunia 2026.

“Antusiasme sudah terasa sejak beberapa bulan lalu. Banyak pelanggan memilih membeli sekarang karena khawatir harga akan naik ketika turnamen dimulai,” ujar Fandi, dikutip dari Tribun Jateng.

Menurutnya, jersey tim-tim unggulan seperti Argentina, Portugal, dan Jerman menjadi yang paling banyak diburu. Popularitas Argentina didorong oleh Lionel Messi yang diprediksi menjalani Piala Dunia terakhirnya, sementara Portugal tetap kuat berkat daya tarik Cristiano Ronaldo.

“Argentina jelas karena Messi kemungkinan menjadikan ini Piala Dunia terakhirnya. Portugal juga karena Ronaldo. Sedangkan Jerman selalu memiliki banyak penggemar dan tetap menjadi salah satu tim favorit,” pungkasnya.

Dengan kombinasi kepercayaan diri Kongo dan kekuatan penuh Portugal, duel di Grup K dipastikan menjadi salah satu laga yang paling dinanti pada Piala Dunia 2026.

(Tribunnews.com/Ali) (TribunJateng/Rival Al Manaf)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.