TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG -Sebanyak 385 pelajar jenjang SD dan SMP mengikuti Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten (OSN-K) Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tana Tidung.
Kegiatan OSN yang berlangsung pada 8 hingga 11 Juni 2026 tersebut dipusatkan di SMP Negeri Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung, Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara).
Untuk menjaga integritas pelaksanaan ujian, Disdikbud Tana Tidung menerapkan sistem pengawasan silang antar satuan pendidikan.
Selain itu, proses ujian juga disiarkan secara langsung melalui layanan live streaming guna memastikan pelaksanaan berjalan transparan dan akuntabel.
Dimana hanya peserta, pengawas, proktor dan teknisi yang diperbolehkan berada di dalam ruang ujian selama pelaksanaan kegiatan.
Baca juga: Cara Cek Pengumuman Hasil OSN-K 2025 Jenjang SD/MI dan SMP/MTs, Lihat Nama Siswa Lolos ke Provinsi
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga konsentrasi peserta sekaligus memastikan kelancaran sistem ujian berbasis daring.
Pelaksanaan OSN-K mengacu pada panduan resmi dari Pusat Prestasi Nasional dan diikuti oleh peserta dari berbagai satuan pendidikan SD, MI, SMP dan MTs di Kabupaten Tana Tidung.
Pada jenjang SD dan MI, cabang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) diikuti sebanyak 80 peserta, Matematika 90 peserta dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebanyak 91 peserta.
Sementara pada jenjang SMP dan MTs, cabang IPS diikuti 44 peserta, Matematika 41 peserta dan IPA sebanyak 39 peserta.
Jika ditotal, jumlah peserta yang mengikuti seleksi tahun ini mencapai 385 orang dari berbagai sekolah di Kabupaten Tana Tidung.
Kepala Disdikbud Kabupaten Tana Tidung, Arman Jauhari mengatakan, pelaksanaan OSN-K menjadi salah satu upaya untuk menjaring siswa terbaik di bidang sains yang nantinya akan mewakili Kabupaten Tana Tidung pada tingkat provinsi.
Baca juga: Sempat Tertunda, Disdikbud Kaltara Serahkan Hadiah OSN Kaltara Tingkat SD ke Juara Asal Tana Tidung
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk menumbuhkan budaya berprestasi, kejujuran serta meningkatkan kemampuan literasi sains dan matematika peserta didik sejak dini.
“OSN-K ini menjadi ajang seleksi siswa-siswa terbaik kita untuk melaju ke tingkat provinsi sekaligus mendorong semangat berprestasi di kalangan pelajar,” ujar Arman.
Arman mengatakan, seluruh pelaksanaan ujian dilakukan secara daring sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia nasional.
“Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara online menggunakan platform yang sudah ditentukan oleh pusat,” katanya.
Sebelum ujian dimulai, seluruh peserta diwajibkan hadir 60 menit lebih awal untuk melakukan registrasi serta memastikan perangkat yang digunakan dapat berfungsi dengan baik.
Selain itu, masing-masing sekolah juga menugaskan guru pendamping untuk membantu memastikan kesiapan peserta selama mengikuti seleksi.
“Pendampingan dari sekolah menjadi bagian penting agar siswa lebih siap, baik dari sisi mental maupun teknis pelaksanaan ujian,” ujarnya.
Meski demikian, Arman mengakui masih terdapat tantangan dalam pelaksanaan kegiatan, terutama terkait kondisi geografis Kabupaten Tana Tidung.
Peserta dari wilayah Kecamatan Tana Lia maupun sejumlah daerah pesisir di Kecamatan Sesayap Hilir memerlukan koordinasi transportasi yang lebih matang agar dapat hadir tepat waktu di lokasi pelaksanaan.
“Untuk peserta dari wilayah yang jauh memang diperlukan koordinasi lebih karena akses transportasinya tidak semudah wilayah yang berada di pusat kabupaten,” katanya.
Arman berharap para peserta yang berhasil lolos nantinya dapat membawa nama baik Kabupaten Tana Tidung pada ajang OSN tingkat provinsi bahkan nasional.
Selain itu, ia juga mendorong sekolah untuk terus meningkatkan pembinaan sains dan matematika secara berkelanjutan agar kualitas peserta dari Tana Tidung semakin kompetitif di tingkat yang lebih tinggi.
“Harapannya peserta yang terpilih nantinya dapat bersaing di tingkat provinsi dan membawa prestasi untuk Kabupaten Tana Tidung,” pungkasnya.
(*)
Penulis : Rismayanti