Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Sukoharjo menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat.
Pada hari kedua pendaftaran, Selasa (9/6/2026), sejumlah sekolah favorit masih menjadi tujuan utama calon peserta didik, termasuk SMP Negeri 1 Sukoharjo yang mencatat lonjakan jumlah pendaftar.
Sebagai salah satu sekolah favorit di Kabupaten Sukoharjo, SMP Negeri 1 Sukoharjo kembali menjadi incaran para calon siswa.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang terus meningkat sejak hari pertama pembukaan SPMB.
Ketua Panitia SPMB SMP Negeri 1 Sukoharjo, Untung Budi Utomo, mengatakan jumlah pendaftar pada hari pertama sudah mencapai lebih dari 460 calon siswa.
Angka tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan pelaksanaan penerimaan siswa baru tahun 2025 yang hanya mencatat sekitar 300 pendaftar pada hari pertama.
"Kalau tahun kemarin sekitar 300 pendaftar pada hari pertama. Tahun ini di hari pertama saja sudah lebih dari 460 pendaftar," ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Menurut Untung, suasana pendaftaran pada hari kedua memang tidak seramai hari pertama.
Namun, jumlah pendaftar diperkirakan terus bertambah hingga menembus angka 500 siswa.
"Hari kedua ini memang tidak seramai kemarin, tetapi jika ditambah dengan pendaftar hari ini kemungkinan sudah mencapai 500 lebih," katanya.
Meski jumlah pendaftar meningkat tajam, kuota penerimaan siswa baru di SMP Negeri 1 Sukoharjo tetap sama seperti tahun sebelumnya, yakni sebanyak 320 siswa.
Kuota tersebut terbagi dalam empat jalur penerimaan, yaitu:
"Hampir semua jalur sudah terpenuhi. Tinggal nanti melihat hasil seleksi dan peringkat masing-masing calon siswa. Sistem akan otomatis melakukan pergeseran sesuai pilihan sekolah yang telah diisi," jelasnya.
Baca juga: Hari Pertama SPMB SMP 2026 di Sukoharjo, Bupati Etik Tegaskan Tak Ada Titip-titipan
Pada pelaksanaan SPMB tahun ini, setiap calon siswa diwajibkan mengisi empat pilihan sekolah.
Pilihan pertama menjadi sekolah tujuan utama, sedangkan pilihan berikutnya dapat berupa sekolah negeri maupun swasta.
Jika tidak lolos pada pilihan pertama, sistem akan secara otomatis mengalihkan calon siswa ke pilihan berikutnya berdasarkan hasil seleksi dan ketentuan yang berlaku.
"Kalau tidak diterima di pilihan pertama, nanti otomatis bergeser ke pilihan berikutnya. Tetapi kalau sampai empat pilihan tidak diterima, maka harus mencari sekolah lain yang masih membuka kesempatan penerimaan," terangnya.
Baca juga: Jalur Domisili hingga Mutasi, Berikut Empat Jalur SPMB Online SMP di Sukoharjo
Tingginya animo masyarakat memilih SMP Negeri 1 Sukoharjo tidak terlepas dari reputasinya sebagai salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Sukoharjo.
Selain berada di lokasi strategis di pusat Kota Sukoharjo, sekolah ini juga memiliki berbagai program unggulan serta pilihan kegiatan ekstrakurikuler yang beragam.
(*)