TRIBUNMANADO.CO.ID - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Sulawesi Utara.
Natalia Moningkey perempuan muda asal Kota Manado, berhasil meraih gelar Harapan II Noni Kebudayaan Sulut 2026 dalam ajang pemilihan duta kebudayaan tingkat provinsi yang diikuti peserta dari berbagai daerah beberapa waktu lalu.
Pencapaian tersebut menjadi bukti dedikasi dan kecintaannya terhadap budaya di Sulut.
Baca juga: Sosok Johanes Langie, Peringkat 1 Seleksi Akpol 2026, Pernah Paskibraka Nasional dan Juara Taekwondo
Cewek yang akrab disapa Thalia, mengungkapkan penghargaan yang diraih bukan sekadar gelar, melainkan amanah untuk terus berkontribusi dalam pelestarian dan pengembangan budaya.
Ia mengaku bersyukur atas hasil yang diraihnya setelah melalui berbagai tahapan seleksi dan pembekalan.
“Tentunya saya sangat bersyukur bisa ada ditahap ini dan bisa meraih ini semua,” tutur Cewek yang bercita-cita menjadi model ini.
25 Desember 2007 pengalaman selama mengikuti ajang Noni Kebudayaan memberikan banyak pelajaran berharga, terutama mengenai pentingnya peran generasi muda dalam menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman.
“Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan terlibat dalam berbagai kegiatan kebudayaan. Saya ingin ikut memperkenalkan budaya Sulawesi Utara kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya, saat dihubungi Tribun Manado, Com, Selasa (9/5/2026).
Sebagai peraih Harapan II Noni Kebudayaan Sulut 2026, Thalia berkomitmen untuk aktif mengampanyekan pelestarian budaya lokal, mulai dari seni tradisional, bahasa daerah, hingga nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi warisan leluhur.
Menurutnya, budaya tidak boleh hanya menjadi simbol atau cerita masa lalu, tetapi harus terus hidup dan relevan bagi generasi masa kini.
Karena itu, pemanfaatan media digital menjadi salah satu langkah yang ingin dikembangkannya untuk memperkenalkan budaya daerah kepada kalangan muda.
“Generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga budaya tetap dikenal dan dicintai. Dengan teknologi dan media sosial, kita bisa memperkenalkan budaya daerah dengan cara yang lebih kreatif dan menarik,” kata cewek yang punya cita-cita lain menjadi pengusaha ini.
Dukungan keluarga, sahabat, dan masyarakat menjadi salah satu faktor yang mendorongnya untuk terus berkembang.
Dia berharap prestasi yang diraihnya dapat menginspirasi anak-anak muda lainnya untuk tidak ragu berpartisipasi dalam kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian budaya.
“Ke depan, saya bertekad untuk terus mengembangkan kapasitas diri sekaligus menjadi bagian dari upaya memajukan sektor kebudayaan di Sulawesi Utara.
Melalui semangat dan komitmennya, saya ingin berkontribusi dalam menjaga warisan budaya daerah agar tetap lestari dan dikenal hingga generasi mendatang,” pungkasnya.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini