Ketua PSSI Bone Bolango Gorontalo Dukung Tim Samba di Piala Dunia 2026: Kalah Menang Tetap Brasil
Fadri Kidjab June 09, 2026 03:44 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Ketua PSSI Bone Bolango Gorontalo yang juga Wakil Ketua II DPRD Bone Bolango, Zainudin Pedro Bau, mengaku tetap setia mendukung Tim Nasional Brasil dalam berbagai ajang sepak bola internasional. 

Meski persaingan sepak bola dunia semakin ketat dan banyak negara baru bermunculan sebagai kekuatan besar, kecintaannya terhadap tim berjuluk Selecao itu tidak pernah berubah.

Saat diwawancarai, Pedro tanpa ragu menyebut Brasil sebagai tim nasional yang selalu didukungnya sejak lama. 

Baginya, dukungan terhadap sebuah tim tidak hanya didasarkan pada prestasi, tetapi juga karena karakter permainan yang ditampilkan di lapangan.

"Kalau ditanya mendukung negara apa, saya tetap Brasil. Mau kalah atau menang tetap Brasil," ujar Pedro, diwawancarai Tribun Gorontalo, Selasa (9/6/2026).

Politisi Partai Golkar tersebut mengatakan ada alasan khusus mengapa dirinya tetap memilih Brasil dibanding negara-negara besar lainnya. 

Menurut Pedro, sepak bola Brasil selalu menghadirkan permainan yang menarik dan memiliki ciri khas yang sulit ditemukan pada tim lain.

Pedro mengaku sejak lama mengagumi gaya bermain Brasil yang identik dengan kreativitas, teknik individu yang tinggi serta permainan menyerang yang menghibur para penonton.

Maka Karakter itulah yang membuat Brasil memiliki banyak penggemar di berbagai belahan dunia.

"Saya suka cara bermain mereka. Skill pemain-pemain Brasil selalu menarik untuk ditonton," katanya.

Menurut Pedro, sepak bola bukan hanya soal hasil akhir pertandingan. 

Katanya Kemenangan memang penting, namun sebuah pertandingan juga harus mampu memberikan hiburan dan tontonan berkualitas bagi para penggemar. Karena itu, ia menilai Brasil selalu memiliki daya tarik tersendiri. 

Baca juga: Wabup Gorontalo Tonny Junus Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026, Sebut Lini Belakang Paling Solid

 

TIMNAS BRASIL -- Kolase foto Carlo Ancelotti dan Timnas Brasil. Carlo Ancelotti telah menentukan skuad sementara Brasil untuk Piala Dunia 2026.
TIMNAS BRASIL -- Kolase foto Carlo Ancelotti dan Timnas Brasil. Carlo Ancelotti telah menentukan skuad sementara Brasil untuk Piala Dunia 2026. (X/CBF_Futebol)

Terlepas dari hasil yang diraih dalam sebuah turnamen, permainan yang ditampilkan para pemain Brasil kerap menjadi sorotan karena penuh kreativitas dan keberanian dalam menyerang.

Sebagai pecinta sepak bola sekaligus Ketua PSSI Bone Bolango, Pedro mengaku cukup sering mengikuti perkembangan sepak bola internasional. 

Dirinya menilai Brasil tetap menjadi salah satu negara dengan tradisi sepak bola terbaik di dunia.

Menurutnya, kekuatan Brasil tidak hanya terletak pada prestasi yang telah diraih selama ini, tetapi juga kemampuan negara tersebut dalam melahirkan pemain-pemain berbakat dari generasi ke generasi.

Banyak nama besar lahir dari Brasil dan menjadi ikon sepak bola dunia. 

Tradisi tersebut, kata Pedro, masih terus berlanjut hingga saat ini dengan munculnya pemain-pemain muda yang berkarier di berbagai kompetisi elite dunia.

"Brasil selalu punya pemain-pemain hebat. Dari dulu sampai sekarang mereka tidak pernah kehabisan talenta," ujarnya.

Lanjut Pedro, keberhasilan Brasil mempertahankan kualitas pemain menjadi salah satu alasan mengapa negara tersebut selalu diperhitungkan dalam setiap kompetisi internasional. 

Meskipun hasil pertandingan tidak selalu sesuai harapan, Brasil tetap memiliki kekuatan yang mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dunia.

Dirinya juga melihat bahwa persaingan sepak bola modern saat ini jauh lebih berat dibanding beberapa dekade sebelumnya. 

Negara-negara yang sebelumnya tidak diperhitungkan kini mampu tampil kompetitif dan memberikan perlawanan kepada tim-tim besar.

Meski demikian, Pedro yakin Brasil masih memiliki kapasitas untuk kembali meraih prestasi besar. 

Pengalaman, budaya sepak bola yang kuat, serta sistem pembinaan pemain yang terus berjalan menjadi modal penting bagi Selecao untuk tetap berada di level tertinggi.

Bagi dia, menjadi pendukung sebuah tim berarti harus menerima segala situasi yang terjadi. Dukungan tidak boleh hanya diberikan saat tim sedang berjaya, tetapi juga ketika mengalami kekalahan.

“Kalau mendukung tim jangan hanya saat menang. Ketika kalah juga harus tetap mendukung," katanya.

Pandangan tersebut membuat Pedro tidak pernah berpindah dukungan meskipun dalam beberapa kesempatan Brasil gagal memenuhi ekspektasi para penggemarnya. 

Baginya, loyalitas merupakan bagian penting dari kecintaan terhadap sepak bola.

Ia mengaku tetap mengikuti perkembangan tim nasional Brasil dan berharap negara tersebut mampu kembali menunjukkan permainan terbaiknya pada berbagai turnamen mendatang.

Pedro juga menilai sepak bola Brasil memiliki identitas yang sangat kuat. 

Gaya samba yang selama ini melekat pada permainan Selecao menjadi salah satu alasan mengapa tim tersebut selalu memiliki tempat di hati para penggemarnya.

"Yang paling penting itu permainan timnya bagus. Brasil selalu punya ciri khas sendiri yang membuat orang senang menonton," tuturnya.

Menurut Pedro, karakter permainan yang atraktif dan menghibur menjadi kekuatan tersendiri bagi Brasil. 

Bahkan ketika hasil pertandingan tidak berpihak kepada mereka, banyak penggemar tetap menikmati cara bermain yang ditampilkan para pemain Selecao di lapangan.

Ia berharap generasi baru pemain Brasil mampu mempertahankan identitas tersebut sekaligus membawa tim kembali meraih prestasi di level internasional. 

Dengan banyaknya talenta muda yang terus bermunculan, Pedro optimistis masa depan sepak bola Brasil masih sangat menjanjikan.

Sebagai penggemar sepak bola, ia mengaku akan terus memberikan dukungan kepada Brasil apa pun hasil yang diraih tim tersebut. Baginya, kecintaan terhadap Selecao sudah menjadi bagian dari perjalanan panjangnya sebagai penikmat sepak bola.

"Kalau soal sepak bola, saya tetap Brasil,” tandasnya.

Sebagai informasi, Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama yang digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. 

Turnamen tersebut juga mencatat sejarah baru dengan melibatkan 48 negara peserta.

Sebanyak 16 kota akan menjadi tuan rumah pertandingan, terdiri dari 11 kota di Amerika Serikat, tiga kota di Meksiko, dan dua kota di Kanada.

Pertandingan pembuka dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni 2026 di Estadio Azteca, Mexico City, sementara laga final akan digelar pada 19 Juli 2026 di New York/New Jersey.

Dengan bertambahnya jumlah peserta, total pertandingan yang akan dimainkan juga meningkat menjadi 104 laga.

Format baru ini diharapkan menghadirkan lebih banyak persaingan, kejutan, dan kesempatan bagi negara-negara dari berbagai benua untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di panggung sepak bola dunia. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.