Olivier Giroud terus melanjutkan kiprahnya di dunia sepak bola! Mantan bintang Arsenal dan Timnas Prancis tersebut secara resmi menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi satu tahun bersama Lille, memastikan sang penyerang legendaris tetap bermain di level tertinggi hingga usia 40 tahun. Giroud akan menjadi ujung tombak Les Dogues musim depan di bawah arahan pelatih baru mereka, Davide Ancelotti, yang merupakan putra dari pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti.
Menantang usia demi memperpanjang karier di Ligue 1
Giroud sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Menurut laporan dari L’Équipe, penyerang berusia 39 tahun itu telah menyelesaikan negosiasi dengan jajaran direksi Lille untuk memperpanjang masa baktinya di Stadion Pierre-Mauroy selama satu musim lagi.
Kesepakatan ini secara resmi mewujudkan ambisi Giroud yang telah lama diungkapkan untuk tetap bermain sepak bola profesional di level tertinggi Eropa hingga memasuki dekade keempat hidupnya. Presiden Lille, Olivier Létang, menyambut keputusan ini dengan antusias dalam wawancaranya di RMC Sport, menegaskan bahwa penyerang kawakan tersebut “masih memiliki semangat yang membara di dalam dirinya.”
Aset andalan bagi Les Dogues
Perpanjangan kontrak ini datang setelah musim yang sangat produktif dan stabil secara fisik bagi Giroud. Musim lalu, ia tampil dalam 44 pertandingan di semua kompetisi, menjadi pilar utama di lini depan Lille dengan tampil sebagai starter dalam setengah dari laga Ligue 1 mereka.
Giroud juga menjadi senjata penting di kancah Eropa, mencetak total 11 gol di semua ajang, termasuk empat gol krusial dalam perjalanan Lille di Liga Europa. Gol terakhirnya di liga musim lalu tercipta saat kemenangan telak 4-0 atas Toulouse pada 12 April.
Bekerja sama dengan rezim baru Ancelotti
Musim mendatang akan menghadirkan kolaborasi taktis yang menarik, di mana Giroud akan bekerja langsung di bawah manajer baru Lille, Davide Ancelotti. Pelatih asal Italia berusia 36 tahun tersebut sebelumnya mengasah kemampuannya sebagai asisten utama ayahnya, Carlo Ancelotti, di klub-klub besar seperti Real Madrid, Bayern Munich, dan Everton, sebelum memulai perjalanan karier kepelatihannya sendiri di Prancis.
Pihak manajemen Lille meyakini bahwa pengalaman dan pengaruh besar Giroud di ruang ganti, dikombinasikan dengan filosofi taktik modern milik Ancelotti, akan menciptakan keseimbangan ideal bagi skuad mereka.
Melawan waktu dan usia
Giroud, yang akan berusia 40 tahun pada 30 September mendatang, telah lama menyatakan keinginannya untuk terus bermain selama tubuhnya masih memungkinkan. Dalam wawancara pada hari terakhir musim Ligue 1 sebelumnya, sang penyerang mengisyaratkan bahwa ia belum siap untuk gantung sepatu. Ia mengakui dirinya tertantang untuk mencapai tonggak bermain di usia 40 tahun, sebuah pencapaian yang jarang diraih oleh pemain non-kiper di lima liga top Eropa.