Wagub Aceh Dampingi Mensos dalam Open House Sekolah Rakyat
Muliadi Gani June 09, 2026 03:51 PM

Kunjungan Mensos ke Aceh merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memastikan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat berjalan optimal di berbagai daerah.

PROHABA.CO, ACEH BESAR - Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah SE, mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam kegiatan Open House Sekolah Rakyat Sentra Darussa’adah di Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Senin (8/6/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Aceh Besar Muharram Idris, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Tgk Faisal Ali, serta sejumlah kepala Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA), dan pejabat terkait lainnya.

Kunjungan Mensos ke Aceh merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memastikan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat berjalan optimal di berbagai daerah.

Kehadiran Mensos bersama Wagub disambut antusias oleh para siswa, orang tua, dan tenaga pendidik yang memadati lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, Saifullah Yusuf mengaku bersyukur dapat melihat langsung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Aceh.

Ia menilai, program yang digagas pemerintah tersebut telah menunjukkan perkembangan positif di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Aceh.

“Saya bergembira karena secara umum pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia berjalandengan baik.

Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menyukseskan program ini sebagaimana arahan Presiden,” ujar Saifullah Yusuf. 

Baca juga: Rekrutmen Calon Kepala Sekolah Rakyat 2025 Dibuka, Ini Syarat dan Tahapannya

Mensos juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Aceh dalam mendukung Program Sekolah Rakyat.

Menurutnya, Aceh menjadi salah satu daerah yang menunjukkan keseriusan dalam pengembangan program tersebut, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Sementara itu, Wagub Fadhlullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Sosial, atas hadirnya Program Sekolah Rakyat di Aceh.

“Atas nama Pemerintah Aceh, kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Kemensos, dan seluruh unsur pemerintah pusat yang telah menghadirkan Sekolah Rakyat di Aceh.

Program ini sangat membantu masyarakat dan membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” kata Fadhlullah.

Wagub menilai perkembangan para siswa yang mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Karena itu, Pemerintah Aceh akan terus mendukung pelaksanaan program tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Aceh.

Jadi percaya diri Sementara itu, Bupati Aceh Besar, Muharram Idris atau Syech Muharram, mengaku terharu melihat perubahan yang dialami para siswa SR.

Menurutnya, banyak anak yang sebelumnya terlihat pemalu dan kurang percaya diri kini mulai tumbuh menjadi pribadi yang lebih cekatan dan berani.

“Awalnya saya melihat anakanak ini masih malu-malu dan kurang percaya diri.

Saya terharu karena Sekolah Rakyat mampu melahirkan anak-anak yang cekatan dan terampil.

Mudah-mudahan ke depan mereka semakin yakin dengan kemampuan yang dimiliki,” kata Syech Muharram. 

Baca juga: Pasutri Pengedar Sabu Ditangkap di Bekasi, Polisi Amankan Barang Bukti

Ia menilai program SR tidak hanya memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga membentuk karakter dan mental peserta didik agar lebih siap menghadapi masa depan.

Saat ini, Aceh Besar memiliki dua SR rintisan tingkat SMA, yakni di Darussaadah dan Ali Hasjmy.

SR Darussaadah telah menampung sekitar 100 siswa dan mayoritas peserta didiknya berasal dari Aceh Besar. 

“Mudah-mudahan program ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat Aceh Besar dan Aceh secara keseluruhan,” ujarnya.

Syech Muharram juga menyampaikan bahwa Aceh Besar akan memiliki dua SR permanen.

Satu dibangun oleh Pemerintah Aceh di kawasan Kuta Malaka dan satu lagi oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di Bukit Meusara, Kota Jantho.

Untuk SR permanen milik Pemerintah Aceh, progres pembangunan disebut telah mencapai 60 persen dan sebagian besar pekerjaan fi sik sudah rampung. “Insyaallah tidak ada kendala berarti.

Yang penting, kita mempersiapkan semuanya dengan maksimal agar pembangunan berjalan sesuai target,” katanya.

Pada kesempatan itu, Syech Muharram turut menitipkan pesan kepada para guru agar mendidik para siswa dengan penuh perhatian dan kasih sayang.

“Kalau mereka sudah menjadi siswa Sekolah Rakyat, saya titip anak-anak ini kepada para guru. Didiklah mereka seperti anak sendiri.

Bimbing mereka dengan baik agar tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, mandiri, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

(Yarmen Dinamika)

Baca juga: Pemerintah Siapkan Guru dan Kurikulum untuk Sekolah Rakyat, 53 Sekolah Segera Beroperasi

Baca juga: Pekerja Baliho di Aceh Besar Tersengat Listrik, Alami Luka Bakar Serius

Baca juga: Disdik Aceh Terbitkan Edaran, Sekolah Diminta Gelar Upacara Hardiknas 2 Mei, Lanjutkan Tanam Pohon

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.