Bulog Rejang Lebong Siapkan 1.000 Ton Beras untuk Bantuan Pangan dan SPHP
Ricky Jenihansen June 09, 2026 03:54 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Perum Bulog Cabang Rejang Lebong terus mempercepat penyaluran bantuan pangan beras dan distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan serta mengendalikan harga beras di tingkat konsumen.

Langkah tersebut dilakukan seiring adanya kecenderungan kenaikan harga beras di sejumlah daerah.

Melalui program bantuan pangan dan penyaluran beras SPHP, pemerintah berupaya memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh beras dengan harga yang terjangkau.

Pimpinan Perum BULOG Kantor Cabang Rejang Lebong, A. Musalim Yudha, mengatakan hingga awal Juni 2026 stok beras yang dikelola Bulog Rejang Lebong mencapai sekitar 1.000 ton.

Menurutnya, jumlah tersebut masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan pangan beras, distribusi SPHP, hingga intervensi pasar apabila diperlukan.

"Stok beras yang tersedia saat ini dalam kondisi aman dan cukup untuk mendukung program bantuan pangan maupun penyaluran beras SPHP," kata Yudha kepada TribunBengkulu.com pada Selasa (9/6/2026).

Realisasi Bantuan Pangan Capai 94,57 Persen

Bulog mencatat realisasi penyaluran bantuan pangan beras di wilayah kerja Rejang Lebong hingga 8 Juni 2026 telah mencapai 94,57 persen dari total target penerima.

Sebanyak 1.374 ton beras telah disalurkan kepada 68.713 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari total sasaran sebanyak 72.659 PBP.

Pemerintah menargetkan seluruh bantuan pangan tersebut dapat tersalurkan sepenuhnya sebelum akhir Juni 2026.

Yudha menjelaskan percepatan distribusi bantuan pangan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat penerima manfaat, tetapi juga membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah pergerakan harga sejumlah komoditas pangan.

"Program bantuan pangan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok," ujarnya.

Distribusi Beras SPHP Terus Dioptimalkan

Selain menyalurkan bantuan pangan, Bulog Rejang Lebong juga terus menggencarkan distribusi beras SPHP ke berbagai saluran penjualan resmi.

Hingga saat ini, sebanyak 1.150 ton beras SPHP telah disalurkan melalui pasar tradisional, kios pangan, kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), serta jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Menurut Yudha, beras SPHP menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam menjaga stabilitas harga beras di pasaran karena masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga yang lebih terkendali.

"Penyaluran beras SPHP terus kami optimalkan agar masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga yang sesuai dan pasokan tetap tersedia di pasaran," jelasnya.

Masyarakat Diminta Tidak Khawatir

Bulog memastikan cadangan beras pemerintah yang saat ini dikelola berada dalam kondisi aman dan siap digunakan untuk mendukung berbagai kebijakan stabilisasi pangan.

Dengan ketersediaan stok yang masih mencukupi serta distribusi yang terus berjalan, masyarakat diminta tidak khawatir terhadap ketersediaan beras.

"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang karena stok beras tersedia dan mencukupi. Bulog bersama Badan Pangan Nasional serta seluruh pihak terkait akan terus menjaga pasokan dan stabilitas harga beras," tutup Yudha.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.