Pihak Desa di Jasinga Bogor Kumpulkan RT RW Imbas Bocah Tewas, Diduga Ada 11 Anjing yang Berkeliaran
khairunnisa June 09, 2026 04:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Setelah terjadinya insiden anjing pemburu yang menyerang seorang bocah hingga tewas, Pemerintah Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor langsung gelar pertemuan.

Pihak desa mengumpulkan para RT dan RW untuk berkumpul membahas anjing pemburu babi hutan pada Selasa (9/6/2026) siang.

Pantauan TribunnewsBogor.com, pukul 13.00 WIB, ruangan kantor desa sudah dipersiapkan namun para RT RW masih belum berkumpul.

Di sana terpampang spanduk yang bertuliskan, 'musyawarah pemburu liar di wilayah Desa Sipak tanpa izin.'

Nur Yasin, BPD Desa Sipak, menjelaskan bahwa dalam musyawarah ini rencananya akan dibahas beberapa hal.

Terkait soal izin perburuan babi hutan menggunakan anjing di wilayah Desa Sipak.

Selain itu, ada pula kabar dugaan anjing pemburu babi hutan yang masih berkeliaran.

"Jadi ini mah hanya untuk antisipasi karena katanya ada desas-desus masih 11 anjing yang belum ditemukan," kata Nur Yasin kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (9/6/2026).

"Semalam baru satu yang kena sama warga satu ekor, tadinya 12, berarti tinggal 11 lagi. Di sini diinstruksikan dari mungkin dari kecamatan, dari Polsek bahwa untuk masyarakat ini waspada," katanya.

Sehingga masyarakat yang punya anak kecil di Desa Sipak diimbau waspada.

Meski begitu, kabar jumlah anjing pemburu babi hutan yang masih berkeliaran ini masih simpang siur.

"Jangan sampai anak-anak kecil yang suka ke hutan harus waspadalah kayak gitu. Posisi simpang siur nih, masih mau dipastikan lagi. Dipastikan lagi makanya sekarang diinstruksikan oleh kepala desa," kata Nur Yasin.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.