TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Persija Jakarta dinilai sudah menunjukkan keseriusan menatap musim depan dengan mendayangan Shin Tae-yong sebagai pelatih anyar.
Namun bagi Jakmania, pembenahan tim saja tidak cukup jika tim berjuluk Macan Kemayoran itu masih kesulitan memainkan laga kandang di Jakarta.
Pengurus Jakmania Korwil Tanah Abang Moehamad Rizqi Saputra berharap, Pemprov DKI Jakarta dapat membantu menyelesaikan persoalan perizinan yang selama ini kerap membuat Persija terpaksa menjadi ‘tim musafir’.
Menurutnya, sangat disayangkan apabila tim yang bermarkas di Jakarta justru tidak bisa rutin bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
“Kalau dari saya pribadi berharap untuk musim depan Pemprov lebih membantu. Kita tahu soal perizinan untuk main di Jakarta itu susah banget. Mudah-mudahan Pemprov bisa bantu perizinan buat Persija main di Jakarta,” ucapnya, Selasa (9/6/2026).
Rizqi menilai kehadiran Shin Tae-yong sebagai pelatih baru telah memunculkan optimisme besar di kalangan suporter.
Di sisi lain, manajemen juga diperkirakan akan melakukan pembenahan skuad dengan mendatangkan sejumlah pemain baru untuk meningkatkan daya saing tim.
Namun, menurut dia, seluruh upaya tersebut bisa kurang maksimal apabila Persija masih harus menjalani laga kandang jauh dari basis suporternya.
Bagi Jakmania, bermain di Jakarta bukan sekadar soal lokasi pertandingan, melainkan juga menyangkut atmosfer, dukungan suporter, hingga identitas klub sebagai tim kebanggaan ibu kota.
“Kalau bisa Persija harus main di Jakarta sih,” ujarnya.
Rizqi mengingatkan bahwa pada musim lalu Persija beberapa kali tidak bisa menggelar pertandingan kandang di Jakarta.
Seperti kala Persija harus menjamu musuh bebutannya, Persib Bandung di Samarinda, Kalimantan Timur.
Kondisi itu membuat Macan Kemayoran kehilangan keuntungan bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya sendiri.
“Musim kemarin ada pertandingan yang harusnya home, tapi jadi tidak bisa dimainkan di Jakarta,” katanya.
Situasi tersebut juga membuat suporter harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk memberikan dukungan langsung kepada tim kesayangannya.
Karena itu, Jakmania berharap persoalan yang sama tidak kembali terulang pada musim mendatang.
Bagi Jakmania, musim depan seharusnya menjadi momentum kebangkitan Persija.
Kehadiran Shin Tae-yong dan rencana perombakan skuad dianggap sebagai modal besar untuk bersaing di papan atas Liga 1.
Namun, mereka menilai ada satu pekerjaan rumah yang tak kalah penting, yakni memastikan Persija dapat bermain secara konsisten di Jakarta.
Rizqi berharap Pemprov DKI Jakarta dapat memberikan dukungan agar Persija tidak lagi mengalami kesulitan menggelar pertandingan kandang.
Sebab, menurutnya, akan terasa janggal apabila tim yang mewakili ibu kota justru lebih sering bermain di luar Jakarta.
“Harapannya tentu Persija bisa main di Jakarta dan tidak perlu jadi tim musafir lagi,” ucapnya.
Baca juga: Hari Pertama Kerja di Persija: Orang Kepercayaan STY Buat Kesalahan? Bongkar Transfer Pemain Bintang
Baca juga: TRANSFER Masuk Persija: 5 Pemain Jagoan Timnas Berpeluang Dibajak STY, Nama Ini Paling Dipercaya
Baca juga: TRANSFER Rebutan Persija-Persib: Nadeo Dikejar, Perburuan Pertama STY Bisa Zonk, Kode Ini Terlihat