Dari Jogja untuk Dunia, Veda Ega Ngamuk di Moto3 2026: Simak Update Klasemen dan Rapor Kilatnya
Paul Manahara Tambunan June 09, 2026 04:28 PM

 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Nama pembalap muda asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Veda Ega Pratama, kini tengah menjadi buah bibir pencinta otomotif dunia.

Bukan tanpa alasan, pembalap rookie (pendatang baru) di ajang Moto3 2026 ini sukses mengharumkan nama Indonesia lewat performa magisnya di atas sirkuit.

Akrab disapa Veda, remaja kelahiran 28 November 2008 ini sejatinya mewarisi darah balap yang kental. Ia merupakan putra kandung dari mantan pembalap nasional Indonesia, Sudarmono.

Sejak usia dini, Veda sudah akrab dengan bau aspal dan deru mesin. Langkah awal kariernya ditempa dari kejuaraan lokal seperti road race daerah hingga motorprix.

Melihat bakatnya yang luar biasa mencolok, raksasa otomotif Astra Honda Motor (AHM) langsung kepincut dan memasukkannya ke Astra Honda Racing School (AHRS) hingga menembus Astra Honda Racing Team (AHRT).

Baca juga: Sejarah Baru buat NKRI, Dua Lulusan Astra Honda Racing School Melaju Ke Gelaran MotoGP 2026

Karier Veda Ega meroket tajam setelah tampil semusim penuh di Asia Talent Cup (ATC) 2022 dengan langsung menduduki peringkat ketiga klasemen akhir.

Setahun berselang, Veda sukses menyabet gelar Juara ATC 2023.

Prestasi gemilang ini membawanya terbang ke Eropa untuk berkompetisi di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2024 dan 2025, di mana ia keluar sebagai runner-up, sekaligus mencicipi ketatnya FIM JuniorGP World Championship.

Performa menjanjikan pemuda Gunungkidul ini akhirnya memikat tim elite, Honda Team Asia, yang tanpa ragu mengontraknya untuk debut semusim penuh di Kejuaraan Dunia Moto3 2026.

Kejutan Seri Perdana dan Sejarah Podium di Brasil

Menjalani musim debutnya di Moto3 2026, Veda langsung menggebrak pada seri perdana di Sirkuit Buriram, 1 Maret lalu. Tampil tanpa beban, ia finis di posisi ke-5 (P5) dan mengamankan 11 poin.

Kejutan sesungguhnya terjadi di Seri ke-2 GP Brasil di Sirkuit Internasional Ayrton Senna (22 Maret).

Veda mengukir sejarah manis bagi Indonesia setelah berhasil menembus podium ketiga (P3) sekaligus mengantongi 16 poin krusial.

Namun, balapan tak selalu mulus. Pada Seri ke-3 GP Amerika Serikat, Veda harus menelan pil pahit karena mengalami kecelakaan hebat hingga gagal finis alias Did Not Finish (DNF).

Mental petarung ditunjukkan Veda pada Seri ke-4 GP Spanyol. Harus start dari posisi ke-17, ia tampil agresif namun taktis untuk merangsek naik dan finis di P5.

Kebangkitan spektakuler kembali tersaji di Seri ke-5 sirkuit Le Mans, Prancis, di mana Veda lagi-lagi naik podium di posisi ke-3.

Tren positif berlanjut di GP Catalunya (Seri ke-6). Meski memulai balapan dari posisi buncit ke-21, Veda menggila dan sukses finis di posisi ke-7.

Sementara di Seri ke-7 sirkuit Mugello, Italia, yang merupakan trek favoritnya, pembalap andalan Honda Team Asia ini tampil spartan. Kalah di trek lurus yang panjang, Veda tetap mampu mengamankan posisi finis ke-8.

Nasib sial baru menghampiri Veda pada Seri ke-8 di Sirkuit Balaton Park, Hungaria.

Memulai balapan dari urutan ke-9, Veda dijatuhi hukuman long lap penalty karena dianggap menghalangi pembalap lain saat sesi kualifikasi.

Meskipun sempat berjuang merangkak ke barisan depan, drama bendera merah (red flag) akibat kecelakaan massal di lap terakhir memaksa panitia memukul mundur hasil balapan ke lap 19.

Baca juga: Cetak Sejarah, Motor Listrik Honda Resmi Dukung MotoGP Mandalika

Apes, Veda harus puas finis di P16 dan gagal membawa pulang poin karena tepat berada satu setrip di luar zona poin.

Update Klasemen Terbaru Moto3 2026

Meskipun sempat gagal meraih poin di Hungaria, posisi Veda Ega Pratama di papan klasemen dunia masih sangat diperhitungkan.

Berikut posisi terkini Veda Ega Pratama di klasemen Moto3 2026:

  • Klasemen Keseluruhan: Peringkat ke-6 (Total 71 poin).
  • Klasemen Rookie (Pendatang Baru): Peringkat ke-2, tepat di bawah pembalap andalan tim jagoan Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte.

Perjuangan sang Bocah Ajaib Indonesia masih panjang, dan publik tanah air tentu terus berharap lagu Indonesia Raya bisa segera berkumandang di atas podium tertinggi Moto3. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.