Warga Lubuklinggau Keluhkan Harga Sembako Naik, Bawang Merah Tembus Rp 70 Ribu/ Kilo
Sri Hidayatun June 09, 2026 04:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Inpres Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)
mengalami kenaikan.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas bawang merah yang kini menembus Rp70 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya sekitar Rp40 ribu per kilogram.

Lonjakan harga tersebut membuat masyarakat mengeluh lantaran selisih kenaikan dinilai cukup tinggi dalam waktu singkat.

Selain bawang merah, harga cabai merah juga masih tergolong mahal dan dijual di angka Rp60 ribu per kilogram.

Pantauan Tribunsumsel.com, di Pasar Inpres Kota Lubuklinggau aktivitas jual beli tetap ramai meski sebagian pembeli terlihat mengurangi jumlah belanja kebutuhan dapur.

Para ibu rumah tangga tampak lebih selektif saat membeli bumbu masakan akibat kenaikan harga yang terjadi hampir di sejumlah komoditas.

Salah seorang warga Silvia mengaku cukup keberatan dengan naiknya harga bawang merah yang mencapai Rp75 ribu per kilogram.

Menurutnya, kenaikan tersebut sangat terasa karena bawang merah menjadi kebutuhan utama sehari-hari.

Baca juga: Daftar Harga Sembako di Pasar Kayuagung 8 Juni 2026, Tepung Terigu Naik Tajam Jadi Rp 14.000/ Kilo

“Biasanya beli satu kilogram masih terjangkau, sekarang mahal sekali. Jadi terpaksa beli sedikit," ungkap Silvia pada wartawan, Selasa (9/6/2026).

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Rina(41). Menurutnya kenaikan harga bahan pokok membuat pengeluaran rumah tangga semakin membengkak, terlebih harga minyak juga belum mengalami penurunan.

“Sekarang bawang merah dan minyak ikut naik tinggi. Kalau begini pengeluaran belanja makin berat,” ungkapnya.

Sementara itu, harga bawang putih masih bertahan di kisaran Rp40 ribu per kilogram. Untuk minyak goreng merek Minyakita, pedagang menjual seharga Rp22 ribu per liter.

Sementara, para pedagang mengaku tidak bisa berbuat banyak terkait lonjakan harga tersebut karena harga dari distributor terlebih dahulu mengalami kenaikan.

Kondisi itu membuat pedagang terpaksa menyesuaikan harga jual di tingkat eceran.

Seorang pedagang sembako Uding, mengatakan harga bawang merah sudah mengalami kenaikan sejak beberapa hari terakhir.

Dia mengatakan, pasokan dari distributor datang dengan harga lebih tinggi dibanding sebelumnya.

"Mungkin imbas dari dolar ini, kami belinya dari gudang sudah naik, otomatis kami naikan harga," ungkapnya. 

Ikuti dan gabung di saluran WhatsApps Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.