Bulog Ponorogo Mulai Salurkan Bantuan Pangan untuk 139 Ribu Keluarga di Ponorogo
Samsul Arifin June 09, 2026 04:32 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pramita Kusumaningrum

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Di bawah terik pagi yang mulai menyengat, Yayuk Tri Handayani mengayuh sepedanya menuju kantor Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Ponorogo.

Perempuan penjual sayur keliling itu bukan pergi berdagang seperti biasa, melainkan hendak mengambil bantuan pangan yang sudah lama dinantikannya: 20 kilogram beras dan 4 liter Minyakita.

"Alhamdulillah, di tengah situasi yang sulit bantuan pangan disalurkan," ucap Yayuk, Selasa (9/6/2026). Ia mengaku bantuan beras tersebut cukup untuk kebutuhan makan keluarganya selama sebulan penuh. Adapun 4 liter minyak goreng itu bahkan bisa bertahan hingga dua bulan. "Bersyukur, mbak, alhamdulillah bebannya agak berkurang. Di rumah ada lima orang, saya sama anak-anak," kisahnya.

Yayuk hanyalah satu dari ratusan ribu warga Ponorogo yang pagi itu berbaur di depan kantor kelurahan. Sebagian datang berjalan kaki, sebagian lagi naik becak, tak sedikit pula yang mengayuh sepeda seperti Yayuk.

Semua membawa satu hal yang sama: undangan sebagai syarat untuk mendaftar ulang dan diverifikasi petugas sebelum menerima bantuan.

Baca juga: Anggota DPR RI Supriyanto Tinjau Bulog Ponorogo, Pastikan Ketersediaan Pangan 3 Wilayah Aman

Jumlah Penerima Naik Hampir Dua Kali Lipat

Pemandangan antrean warga itu bukan tanpa alasan. Tahun ini, Badan Urusan Logistik (Bulog) Ponorogo mencatat lonjakan signifikan jumlah penerima bantuan pangan.

Pimpinan Cabang Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto, menyebut pihaknya kini menyalurkan bantuan kepada 139.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) nyaris dua kali lipat dibanding tahun lalu yang hanya menyentuh 89.000 KPM.

"Memang lebih banyak dibanding penyaluran bantuan pangan sebelumnya," terang Budiwan kepada TribunJatim.com.

Pada penyaluran kali ini, setiap KPM menerima dua alokasi sekaligus dalam satu waktu pengambilan. Rinciannya, masing-masing alokasi berisi 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng, sehingga total yang diterima per keluarga adalah 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.

"Per alokasi mendapat 10 kg beras dan 2 liter minyak. Jadi penerima manfaat akan mendapat 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng," tambah Budiwan.

Dikebut Selesai Pertengahan Juni

Proses penyaluran bantuan pangan kini tengah berjalan di berbagai wilayah Kabupaten Ponorogo. Bulog setempat terus memacu distribusi agar seluruh KPM menerima haknya tepat waktu. Budiwan menargetkan penyaluran tuntas pada pertengahan Juni 2026.

"Kemarin kita monitoring, penyalurannya berjalan lancar. Akan kami genjot agar semuanya tersalurkan tepat waktu," tegasnya.

Meringankan Beban Masyarakat Menengah ke Bawah

Lebih dari sekadar distribusi bahan pokok, Budiwan menegaskan bahwa program bantuan pangan ini dirancang khusus untuk meringankan tekanan ekonomi yang dirasakan kalangan bawah, terutama di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang masih tinggi.

"Dengan adanya bantuan pangan, paling tidak beban masyarakat kalangan menengah ke bawah bisa berkurang," pungkasnya.

Sementara itu, Perum Bulog Cabang Ponorogo mencatat serapan gabah petani hingga pertengahan Maret 2026, 18.307 ton setara beras. Pun untuk jagung telah 7 ribu ton,

“Kalau gabahnya sekitar 25 persen dari target. Kalau jagungnya bahkan baru Februari ini sudah 79 persen,” ungkap Pimpinan Cabang Perum Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto, Senin (16/3/2026),

Dia menjelaskan untuk jagung, pemerintah pusat menarget serapan jagung sebesar 9.055 ribu ton untuk Perum Bulog Ponorogo. Dimana Bulog Ponorogo ada tiga wilayah adalah Ponorogo, Magetan dan Pacitan.

“Serapan jagung pemerinrah 9 ribu ton Sudah realisasi 7 ribu ton perkiraan 79 persen dari target setahun 2026,” kata Budiwan saat dikonfirmasi.

Sementara target gabah 79.264 ton setara beras. Saat ini telah terserap sekitar 25 persen dari target pusat atau sekitar 18.307 ton setara beras.

Ketika ditanya apakah akan tercapai target? Budiwan mengaku optimis.

“Kami optimis pasti tercapai. Tahun kemarin saja yang kondisinya biasa bisa tercapai. Apalagi kondisi saat ini lebih bagus tahun ini kami bisa realisasi,” urainya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.