Antar Anak Beli Jersey, Emak-emak Asal Kawalu Tasikmalaya Jagokan Jerman di Piala Dunia 2026
Dedy Herdiana June 09, 2026 04:35 PM

 

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Warga asal Kawalu Kota Tasikmalaya menjagokan Negara Jerman yang bakal berlaga di Piala Dunia 2026. Meskipun saat ini animonya tidak semeriah Piala Dunia dua tahun lalu.

Nampak euforia Piala Dunia 2026 saat ini dinilai sepi dan kehilangan gairah dibandingkan dengan kemeriahan turnamen sebelumnya.

Selain itu, animo masyarakat pun terhadap minat pembelian Jersey dan kaus sepi peminat penjualan.

Hal ini terlihat di beberapa toko Jersey di Kota Tasikmalaya sepi pembeli hingga penjualan menurun drastis.

Tidak hanya toko, sejumlah pedagang Jersey KW di pasar maupun di toko belum nampak terpampang Jersey negara, dan masih banyak Jersey klub sepak bola dalam negeri maupun luar negeri.

Baca juga: Beda dengan Edisi Qatar, Toko Jersey Piala Dunia 2026 di Tasikmalaya Meringis Sepi

Baca juga: Sedang Berlangsung Babak Kedua Persikotas VS Persma 1960 Manado, Skor 1-0

Salah satu pembeli, Nita Yunita (35) asal Kecamatan Kawalu mengaku untuk euforia Piala Dunia memang tidak semeriah turnamen dua tahun lalu.

Ia juga mendampingi sang anak mencari Jersey negara kesayangannya untuk meramaikan Piala Dunia 2026.

"Nganter anak nyari jersey piala dunia. Sengaja datang kesini bareng temen sekolahnya," ucap Nita ditemui usai membeli Jersey di Toko kaus di Jalan BKR Tawang, Selasa (9/6/2026).

Ditanyai negara mana saja yang dijagokan di Piala Dunia 2026 ia menambahkan Jerman karena sudah lama menjagokan negara tersebut.

"Saya jagoin Negara Jerman, karena dari dulu suka Jerman," kata Nita.

Pedagang mengeluh lesu

Geliat Piala Dunia 2026 nampaknya belum terasa di Kota Tasikmalaya. Hal ini terlihat dari sepinya minat masyarakat untuk membeli aksesoris dan Jersey Piala Dunia 2026.

Di antaranya di toko custom kaus dan jersey yang berada di Jalan BKR, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Selasa (9/6/2026).

Empat hari menjelang turnamen akbar itu, toko ini belum banyak menerima pesanan jersey maupun aksesoris lain untuk Piala Dunia 2026.

Adapun untuk harga Jersey Piala Dunia 2026 berkisar dari harga Rp35 sampai Rp185 ribu per pcs.

"Kalau euforia pildun tahun sekarang sih tidak terlalu signifikan, karena biasanya dari sebulan sebelum acara dimulai itu sudah banyak permintaan maupun supply barang pasti ready," ungkap pemilik toko kaus dan Jersey bola, Yani kepada TribunPriangan.com.

Baca juga: Demam Piala Dunia, Plh Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Jagokan Negara Ini Juara!

Yani menyebut, kondisi ini pula dipicu dari minimnya promosi yang dilakukan stasiun tv sebagai broadcasting resmi Piala Dunia 2026.

"Kalau sekarang banyak faktor dari barang impor atau permintaan tidak ada faktornya yang pertama kurangnya promo dari media kurang jor-joran, waktu sebelumnya TV swasta semua gencar karena mereka punya target pasar kalau sekarang tidak ada target," jelas Yani.

Kondisi inilah membuat masyarakat kurang tahu dan euforianya sangat kurang sekali, berbeda sekali dengan pelaksanaan Piala Dunia sebelumnya.

"Jadi masyarakat itu kurang tahu oh itu ada mau pildun, kecuali tim fanatik mereka pasti nanya dari bulan kemarin, bahkan soal Jersey pun karena dari importirnya juga tersendat karena situasi global sekarang," ungkap Yani.

Selain itu, faktor harga yang mengalami kenaikan menjadi salah satu penyebab minimnya peminat untuk penjualan Jersey Piala Dunia 2026.

"Untuk sekarang sebelum main sudah melejit di harga mulai Rp100 sampai Rp150, hingga Rp180 satu pcs. Kalau tahun sebelumnya pas pildun kita jual di harga 200 maksimal 250 ketika final, ini belum maen saja sudah naik," ucap Yani.

Hal inilah menjadi penyebab pembeli urung membeli Jersey karena kenaikannya cukup signfikan.

"Jadi yang pembeli juga agak ngerem, karena ga rasional dan kita stok ga terlalu banyak karena permintaan tidak terlalu wah," jelasnya.

Soal pemesanan Jersey Piala Dunia 2026 ini juga belum mengalami kenaikan, berbeda Piala Dunia sebelumnya melonjak drastis pemesanan Jersey.

"Kalau kita bilang persen kita tidak bisa prediksi, tapi jika dibandingkan tahun sebelumnya jauh banget, boleh dibilang tidak sampai 30 persen untuk sekarang. Biasanya anak-anak dan dewasa pasti sudah nyari, kalau sekarang minim," jelasnya.

Dirinya melihat euforia Piala Dunia 2026 tidak terasa, mungkin masih transisi euforia dari Persib ketika meraih juara.

"Karena Persib baru beres kemarin itu sangat ok banget. Tapi peralihan ke Piala Dunia 2026 ini melempem," tuturnya.

Meskipun saat ini pelanggan Jersey di tokonya mulai meluas dari wilayah Kota Tasikmalaya sampai ke wilayah Cilacap.

"Kebanyakan Tasik kota, tapi sekarang meluas ke kabupaten, dan Banjar, Pangandaran sampai ke Cilacap," ungkap Yani.

Yani membedakan waktu pelaksanaan Piala Dunia Qatar banyak sekali perusahaan yang memesan Jersey di tokonya.

"Kalau pcs kita biasanya perusahaan yang euforianya pake baju pildun minimal 1 lusin sampai dua lusin, kalau sekarang belum, hanya berasal dari perorangan," ucapnya.

Kabar Terbaru Persiapan Piala Dunia 2026

Piala Dunia yang akan dimulai pekan ini pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. 

Di Ibu kota Meksiko sempat dilanda kemacetan parah akibat unjuk rasa massal para guru dan pensiunan hakim tepat 8 hari menjelang laga pembuka di Stadion Azteca antara Meksiko dan Afrika Selatan. 

Sementara itu kabar terbarunya soal aturan penonton, FIFA akhirnya melonggarkan aturan.

Suporter kini diizinkan membawa botol air plastik tersegel maksimal 590 ml demi mengantisipasi cuaca panas. Namun, wadah keras seperti tumbler tetap. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.