TRIBUNNEWSMAKER.COM - Momen tak terduga terjadi dalam kegiatan Sambung Rasa yang digelar Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Desa Pesu, Kecamatan Wedi.
Di tengah sesi dialog bersama warga, seorang pria mendadak mengajukan permintaan tak biasa yang langsung mengundang perhatian peserta yang hadir.
Awalnya, kegiatan Sambung Rasa berlangsung seperti biasa. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan usulan kepada pemerintah daerah.
Program yang kembali digelar pada 2026 itu memang menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan di wilayahnya secara langsung kepada Bupati Klaten dan jajaran pemerintah daerah.
Berbagai persoalan disampaikan warga, mulai dari pelayanan masyarakat, infrastruktur desa, hingga kebutuhan sosial yang dinilai penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Namun suasana mendadak berubah ketika seorang warga dari Dukuh Sarap mendapatkan hadiah dalam acara tersebut.
Baca juga: 3 Perusahaan Giorgio Antonio Pacar Sarwendah yang Ngaku CEO, Jual Parfum Lokal, Ada yang Bangkrut
Alih-alih membawa pulang hadiah yang diterimanya, pria tersebut justru memberanikan diri menyampaikan permintaan khusus kepada Bupati Hamenang.
Dengan penuh harap, ia meminta agar hadiah yang diterimanya bisa ditukar dengan sesuatu yang menurutnya jauh lebih dibutuhkan keluarganya.
"Misale saya tukar gimana pak?" ucap pria tersebut di hadapan Bupati Klaten seperti dikutip dari akun Instagram @hamenang.
Pertanyaan itu langsung membuat Hamenang penasaran. Ia pun menanyakan maksud warga tersebut.
"Tukar apa?" tanya Hamenang.
Warga itu kemudian menjelaskan bahwa persoalan utama yang dihadapinya selama ini adalah kebutuhan air bersih.
"Saya kan, permasalahan saya itu masalah air itu," ujarnya.
"Iya air," jawab Hamenang sambil mendengarkan keluhan warga tersebut.
Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, pria itu kemudian menyampaikan harapannya secara langsung.
"Saya minta pemasangan PAM secara gratis itu gimana?" katanya.
Mendengar permintaan tersebut, Hamenang langsung memastikan layanan yang dimaksud.
"Oh PDAM?" saut Hamenang.
"Ya," jawab warga tersebut singkat.
Permintaan itu kemudian langsung ditindaklanjuti di lokasi. Hamenang meminta pihak terkait untuk mengecek kemungkinan pemasangan sambungan air bersih ke rumah warga tersebut.
Pejabat yang hadir kemudian menanyakan lokasi tempat tinggal warga tersebut.
"Daerah mana pak?" tanya pejabat terkait.
"Sarap," jawab pria itu.
Tak disangka, jawaban yang diterima warga tersebut justru membawa kabar menggembirakan. Pihak terkait menyatakan bahwa permintaan pemasangan sambungan air bersih tersebut memungkinkan untuk direalisasikan.
Mendengar hal itu, Hamenang pun langsung mengambil keputusan yang membuat suasana acara menjadi haru.
Hadiah yang sebelumnya diterima warga tersebut akhirnya disetujui untuk ditukar dengan pemasangan sambungan air bersih secara gratis.
"Oke nanti kita pasangkan, gratis ya dari SCR ya?" ucap Hamenang kepada pihak terkait.
Pernyataan itu langsung disambut persetujuan oleh pejabat yang hadir di lokasi.
Mendengar keputusan tersebut, pria asal Dukuh Sarap itu tampak tak kuasa menahan rasa syukurnya.
Di hadapan ratusan warga yang hadir, ia langsung bersujud sebagai bentuk rasa terima kasih dan kebahagiaan atas terkabulnya permintaan yang selama ini diharapkannya.
"Alhamdulillah," ucap pria tersebut.
Suasana haru pun langsung menyelimuti lokasi acara. Sejumlah warga yang menyaksikan momen itu turut memberikan tepuk tangan.
Melihat warga tersebut bersujud, Hamenang segera menghampiri dan mengajaknya untuk berdiri kembali.
Momen sederhana itu pun menjadi salah satu peristiwa yang paling mencuri perhatian dalam kegiatan Sambung Rasa di Desa Pesu.
Bagi sebagian orang, hadiah mungkin hanya berupa barang. Namun bagi warga Dukuh Sarap tersebut, akses air bersih menjadi kebutuhan yang jauh lebih berharga.
Peristiwa ini sekaligus menjadi gambaran bahwa forum Sambung Rasa tidak hanya menjadi ajang menyampaikan aspirasi, tetapi juga ruang bagi pemerintah untuk mendengar langsung kebutuhan paling mendasar masyarakat dan berupaya memberikan solusi nyata secara bertahap.
(Tribunnewsmaker.com/Candra)