TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kisah pilu menyelimuti keluarga Elmi Febrianti setelah perempuan muda tersebut mengalami insiden tragis di kawasan wisata Tebing Apparalang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Di tengah duka yang mendalam, sang ibunda mengungkap momen yang kini terus terngiang di benaknya sebelum peristiwa nahas itu terjadi.
Menurut penuturannya, ia sempat memperhatikan penampilan putrinya dan memuji kecantikan Elmi saat mereka bersama sebelum beraktivitas.
Ucapan sederhana tersebut kini terasa begitu berbeda setelah Elmi dilaporkan terjatuh di kawasan tebing yang menjadi salah satu destinasi wisata populer di Bulukumba.
Baca juga: Sherly Tjoanda Buka-bukaan di DPR! Anggaran Seret: Gaji PPPK Terancam Tak Terbayar hingga Akhir 2026
Sang ibu mengaku tidak memiliki firasat apa pun saat itu, namun momen tersebut kini dikenangnya sebagai pertemuan yang tak akan pernah terlupakan.
Peristiwa tragis yang merenggut nyawa Elmi pun mengundang perhatian luas dari masyarakat dan warganet.
Banyak pihak turut menyampaikan belasungkawa serta doa untuk keluarga yang ditinggalkan.
Kisah haru mengenai pujian terakhir dari seorang ibu kepada anaknya itu juga menyentuh hati banyak orang.
Berikut fakta-fakta dan kronologi insiden yang menimpa Elmi di Tebing Apparalang Bulukumba.
Seperti diketahui, seorang pelajar menengah atas, Elmi Febrianti (17), tewas tenggelam setelah terjatuh di laut kawasan wisata Tebing Apparalang, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Minggu (7/6/2026).
Sebelum wisata ke Tebing Apparalang, Elmi Febrianti sempat mengajak keluarga berfoto-foto di rumahnya di Kelurahan Bontokamase, Kecamatan Herlang, Bulukumba.
"Sempat mengajak adiknya foto-foto kasihan, sebelum berangkat ke Apparalang," ungkap Hartia, kerabat korban, Senin (8/6/2026).
Menurut Hartia, ibunda Elmi Febrianti juga sempat memuji anaknya tampak cantik sebelum berangkat ke Apparalang.
"Pujian ibunya dijawab Elmi dengan mengatakan dirinya harus terlihat cantik karena ingin foto-foto di Apparalang," kata Hartia kepada Tribun-Timur.com.
Elmi bersemangat foto-foto karena handphonenya baru pekan lalu dia beli sebuah toko ponsel di Jl Muh Hatta, poros Bulukumba-Bantaeng.
Usai salat Dhuhur, Minggu (7/6/2026) siang, Elmi Febrianti akhirnya berangkat ke Apparalang bersama rekannya.
Jarak kawasan wisata ini dari rumah Elmi kurang lebih 20 kilometer.
Tiba di kawasan wisata tak jauh dari Pantai Bira ini, Elmi Febrianti bersama temannya menuruni tangga kayu dari puncak Tebing Apparalang menuju ke spot foto favorit, yakni anjungan kayu yang menjorok ke laut.
Saat berfoto itulah, Elmi terhempas ke laut setelah gelombang tinggi dan angin kencang menerjangnya.
Gadis muda itu berusaha berenang, namun hempasan ombak yang cukup deras membuatnya kehabisan tenaga.
Bantuan yang diharap tak juga datang hingga ia akhirnya tenggelam.
Ditemui terpisah, Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Andi Imran Hamid, mengatakan telah memeriksa beberapa saksi terkait peristiwa itu.
"Saksi mengatakan, mereka tidak bisa menolong karena gelombang tinggi waktu itu," kata Andi Imran.
Jenazah Elmi ditemukan Minggu malam, sekitar Pukul 23.30 Wita, oleh tim SAR gabungan bersama setempat.
(TribunNewsmaker.com/Tribun-Timur.com)