Tiga Kementerian Siapkan Dukungan untuk Hilirisasi Sagu SBT, Potensi DAK Capai Rp. 75 Miliar
Mesya Marasabessy June 09, 2026 04:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) berpotensi memperoleh dukungan anggaran puluhan miliar rupiah dari pemerintah pusat untuk mendukung program hilirisasi sagu.

Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri, mengungkapkan sedikitnya tiga kementerian telah membuka peluang bantuan dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang berkaitan langsung dengan pengembangan hilirisasi sagu di daerahnya.

Hal itu disampaikannya saat membuka Bimbingan Teknis E-Katalog bagi pelaku usaha dan penyedia barang jasa di Kabupaten SBT, Selasa (9/6/2026).

Menurut Fachri, salah satu dukungan datang dari Kementerian Pertanian yang membuka menu DAK khusus hilirisasi sagu.

Ia menyebut secara nasional hanya 29 daerah yang mendapatkan kesempatan tersebut dan Kabupaten SBT menjadi salah satunya.

"Dari lebih dari 500 daerah kabupaten dan provinsi di Indonesia, hanya 29 daerah yang mendapat dana itu dan salah satunya adalah SBT," kata Fachri.

Selain Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian juga membuka program bantuan pengembangan sentra industri kecil berbasis hilirisasi sagu.

Untuk program tersebut, hanya tiga daerah yang mendapat kesempatan yakni SBT, Nias, dan Lingga.

Baca juga: Hilirisasi Sagu SBT Dinilai Paling Layak Jadi PSN, Fachri: Pemerintah Pusat Beri Sinyal Positif

Baca juga: Polemik Lahan Demplot Sepa, Makariki Maju Nilai ada Pelanggaran Kesepakatan Picu Spontanitas Warga

Tak hanya itu, Kementerian Pekerjaan Umum juga dikabarkan membuka peluang pendanaan pembangunan lima ruas jalan penghubung dari kawasan perkebunan sagu menuju sentra industri pengolahan.

Fachri mengatakan dukungan dari berbagai kementerian tersebut menjadi sinyal positif terhadap keseriusan pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan industri sagu di Kabupaten SBT.

"Ini tanda yang baik yang harus kita syukuri bersama," tegasnya.

Meski besaran anggaran yang akan diterima belum ditetapkan, Fachri memperkirakan jika setiap kementerian mengalokasikan bantuan sekitar Rp. 20 miliar hingga Rp. 25 miliar.

Dengan begitu, total dana yang berpotensi masuk ke SBT dapat mencapai sekitar Rp. 75 miliar.

Ia meminta seluruh OPD mengambil peran aktif dalam mendukung program hilirisasi sagu agar peluang tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.

"Setiap OPD harus berpikir apa yang bisa disumbangkan bagi suksesnya SBT menjadi lokus PSN hilirisasi sagu," tegas Fachri.

Selain itu, Fachri mengungkapkan dirinya baru menerima informasi bahwa Gubernur Maluku sedang bertemu Menteri Pertanian untuk membahas dukungan terhadap rencana pengembangan PSN hilirisasi sagu di SBT. 

"Kita doakan mudah-mudahan ikhtiar ini berhasil dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Seram Bagian Timur," tutupnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.