BANGKAPOS.COM -- Kabar kurang mengenakkan datang dari aktor sekaligus adik Zaskia Adya Mecca, Haykal Kamil.
Lama tak terdengar kabarnya di dunia hiburan, Haykal Kamil mengungkap pengalaman tidak menyenangkan yang baru saja dialaminya.
Dia mengaku menjadi korban begal solar saat berada di Lampung beberapa waktu lalu.
Pengalaman tersebut dibagikan langsung melalui akun Instagram pribadinya.
Baca juga: Pimpin Bank Sumsel Babel, Muhammad Suryadi Fokus Perkuat Kepercayaan Publik dan Akselerasi Digital
Dalam unggahan itu, Haykal menceritakan bagaimana kendaraan truk yang digunakan untuk mengangkut perlengkapan bazaar menjadi sasaran pencurian saat diparkir semalaman.
Kejadian tersebut membuat Haykal terkejut karena lokasi parkir yang dipilih sebelumnya dinilai cukup aman.
Namun saat pagi hari tiba, ia mendapati bahan bakar di tangki truk sudah raib setelah diduga dicuri oleh pelaku yang beraksi pada malam hari.
Peristiwa itu sekaligus membuka mata Haykal mengenai maraknya kasus pencurian solar yang masih terjadi di sejumlah wilayah dan menjadi ancaman bagi pengemudi maupun pemilik kendaraan angkutan.
Cerita yang dibagikannya pun langsung mendapat respons luas dari warganet. Banyak yang mengaku prihatin atas kejadian tersebut, sementara sebagian lainnya mengaku pernah mengalami hal serupa.
Tidak sedikit pengguna media sosial yang kemudian membagikan pengalaman mereka terkait pencurian solar dan mengingatkan para pengemudi kendaraan niaga agar lebih berhati-hati ketika memarkir kendaraan dalam perjalanan.
Melalui unggahan di Instagram, Haykal kemudian menjelaskan kronologi kejadian yang dialaminya.
Ia mengungkapkan bahwa pada Jumat, 5 Juni 2026, dirinya berangkat ke Lampung untuk menghadiri kegiatan bazaar yang digelar di Mall Kartini, Bandar Lampung.
Dalam perjalanan tersebut, Haykal tidak sendirian. Ia datang bersama sejumlah anggota tim dengan menggunakan dua kendaraan, yakni satu unit mobil minibus dan satu unit truk yang mengangkut perlengkapan bazaar.
Setelah menempuh perjalanan cukup panjang, rombongan memutuskan beristirahat dan menginap di sebuah penginapan kawasan Tanjung Karang Barat.
Lokasi tersebut dipilih karena relatif dekat dengan area kegiatan yang akan mereka ikuti.
Truk pengangkut perlengkapan bazaar diketahui baru tiba sekitar pukul 01.00 WIB dan kemudian diparkir di tepi jalan dekat penginapan.
Saat itu, tidak ada firasat buruk yang dirasakan oleh Haykal maupun timnya. Mereka menganggap lokasi parkir tersebut aman untuk ditinggalkan hingga pagi hari.
Namun kenyataan yang terjadi justru sebaliknya.
Ketika Haykal dan tim bangun pada sekitar pukul 06.00 WIB dan memeriksa kendaraan, mereka mendapati kondisi tangki bahan bakar truk sudah dirusak dan solar di dalamnya telah hilang.
"Gue baru ke Lampung untuk buka bazar di Mall Kartini. Terus kemarin kita nyari penginapan dapetlah di Airbnb. Kita bawa dua kendaraan, satu minubus dan satu truk," tutur Haykal Kamil di akun Instagram @haykalkamil, dikutip Grid.ID Selasa (9/6/2026).
"Nah, truknya kita parkir di depan. Ya kita pikir aman dong. Truknya juga baru nyampe setengah satu pagi gitu. Ternyata pada saat tadi jam enam pagi kita keluar, ternyata..." ujar Haykal Kamil sambil menunjukkan kondisi tangki truknya yang dirusak.
Haykal kemudian memperlihatkan kondisi kendaraan yang menjadi korban pencurian. Tangki bahan bakar terlihat telah dijebol oleh pelaku sehingga seluruh solar yang berada di dalamnya terkuras habis.
Ia juga menunjukkan penutup tangki yang mengalami kerusakan akibat aksi pencurian tersebut.
"Gokil, padahal parkir di pinggir jalan begini, ada yang sikat tengah malam. Wah, sinting sih!" ucap Haykal.
Dalam video yang sama, Haykal memperlihatkan indikator bahan bakar pada dashboard truk yang menunjukkan angka nol, menandakan solar di dalam tangki benar-benar habis.
Meski mengalami kerugian akibat pencurian tersebut, Haykal mengaku masih bersyukur karena tidak ada barang lain yang hilang.
Menurutnya, sejumlah komponen penting kendaraan masih berada di tempat dan tidak disentuh pelaku.
"Gila sih! Ya, tapi pas dicek untungnya cuma solarnya doang diambil. Terus ban serepnya masih ada, dan akinya juga masih ada. Sumatera keras, Bung!" ujarnya.
Kejadian itu membuat Haykal cukup syok. Ia mengaku baru pertama kali merasakan langsung menjadi korban tindak kriminal semacam itu saat berada di Lampung.
Menurutnya, lokasi kendaraan diparkir tidak berada di tempat terpencil karena masih berada di area yang cukup ramai dan dekat dengan penginapan tempat mereka bermalam.
"Baru kali ini ngerasain begal di Lampung. Solar kayaknya lagi sulit nih, sampai tangki truk di gasak," katanya.
Setelah membagikan pengalamannya ke media sosial, Haykal mengaku menerima banyak pesan dari netizen yang menceritakan pengalaman serupa.
Banyak di antara mereka yang mengeluhkan persoalan keamanan dan maraknya pencurian solar yang disebut masih terjadi di sejumlah titik.
Meski menyampaikan kritik terhadap kondisi keamanan yang ada, Haykal berharap kejadian yang menimpanya dapat menjadi perhatian bagi seluruh pihak terkait.
Ia berharap aparat penegak hukum dapat mengambil langkah yang lebih tegas agar kasus serupa tidak terus berulang dan masyarakat dapat merasa lebih aman.
"Gue sih cuman berharap para penegak hukumnya bisa kasih punishment yang jelas ya biar enggak keulang kali ya, stay safe semuanya," tutup Haykal Kamil.
Kasus yang dialami Haykal Kamil kemudian menjadi perbincangan luas di media sosial. Selain memunculkan simpati dari publik, kejadian tersebut juga kembali menyoroti isu keamanan di jalur perjalanan dan distribusi logistik, khususnya bagi kendaraan yang harus berhenti atau bermalam dalam perjalanan.
Banyak warganet mengingatkan para pemilik kendaraan untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk memastikan lokasi parkir benar-benar aman sebelum meninggalkan kendaraan dalam waktu yang cukup lama.
(Tribunnewsmaker.com/Grid ID/Bangkapos.com)