Laporan Wartawan TribunJatim.com, Samsul Hadi
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR – Kabar duka datang dari pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 Hijriah.
Seorang jemaah haji asal Kota Blitar, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tengah menjalankan rangkaian ibadah di tanah suci Makkah, Arab Saudi.
Jemaah yang tutup usia tersebut diketahui bernama Mohammad Ilyas (66), warga Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Almarhum tergabung ke dalam kelompok terbang (kloter) 106 komite haji Jawa Timur.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Blitar, Purnomo, membenarkan informasi duka tersebut. Ia menjelaskan bahwa Mohammad Ilyas mengembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) King Abdul Aziz, Arab Saudi.
Baca juga: Tarif Bus AKDP di Terminal Patria Blitar Belum Ada Kenaikan, Operator Kurangi Armada Imbas Sepi
"Yang bersangkutan mempunyai riwayat sakit jantung sejak dari rumah. Waktu di Asrama Haji Surabaya sempat masuk ke klinik Sukolilo," terang Purnomo, Selasa (9/6/2026).
Purnomo menceritakan, meski kondisi fisiknya tidak prima akibat penyakit bawaan, semangat almarhum untuk beribadah sangat tinggi. Selama berada di Makkah, Mohammad Ilyas terpantau sukses menyelesaikan seluruh rukun dan kegiatan ibadah haji dengan bantuan kursi roda.
Namun, kondisi kesehatannya mendadak drop secara drastis saat berada di dalam maktab atau kamar hotel tempatnya menginap.
"Kemarin pagi, yang bersangkutan merasakan sesak napas. Lalu dokter datang untuk memasang alat bantu pernapasan di kamar hotel. Dokter menyarankan yang bersangkutan dirujuk ke rumah sakit. Siangnya, pukul 13.30 waktu setempat, yang bersangkutan meninggal di rumah sakit," tutur Purnomo merunut kronologi.
Pihak otoritas memastikan hak persemayaman almarhum dipenuhi dengan layak. "Laporan terakhir yang kami terima, jemaah haji yang meninggal sudah dimakamkan kemarin di Makkah," tambahnya. Diketahui, almarhum bertolak ke Arab Saudi didampingi oleh keluarga tercinta, yakni istri, anak, hingga menantunya.
Pasca-kejadian tersebut, Purnomo memastikan bahwa kondisi kesehatan dan psikologis dari keseluruhan rombongan jemaah haji asal Kota Blitar lainnya terpantau dalam status aman dan baik. Petugas kloter terus melakukan pemantauan medis secara berkala, terutama kepada para jemaah lansia.
Sebagai informasi, total jemaah haji asal Kota Blitar yang berangkat tahun ini berjumlah 162 orang. Berdasarkan jadwal pergerakan yang telah disusun panitia, rombongan Kloter 106 ini akan segera bergeser dari Makkah menuju Madinah pada 19 Juni 2026 mendatang untuk melaksanakan ibadah Arbain.
"Jemaah haji Kota Blitar dijadwalkan pulang ke tanah air pada 28 Juni 2026. Pada tanggal tersebut, rombongan jemaah diproyeksikan sudah mendarat sampai di Surabaya," pungkas Purnomo.