TRIBUNBENGKULU.COM - Berikut empat tersangka Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di wilayah Jakarta dan Sumatera Selatan.
Satu dari empat tersangka tersebut dipastikan adalah Bupati Muara Enim periode 2025–2030, Edison.
Keempat tersangka yang dijerat oleh lembaga antirasuah ini terdiri dari unsur penyelenggara negara dan pihak swasta.
Selain Edison selaku Bupati Muara Enim, KPK juga menetapkan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2026, Abi Nurwardani.
Sementara itu, dari pihak swasta yang turut ditetapkan sebagai tersangka adalah Adi Triadi yang diketahui merupakan keponakan bupati, serta Cory Erin Hardi selaku marketing PT Millenium Solusi Abadi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penetapan keempat tersangka ini merupakan hasil dari gelar perkara atau ekspose yang diputuskan oleh pimpinan pada Senin (8/6/2026) malam.
Dalam rangkaian operasi senyap tersebut, tim penyidik mengamankan total 10 orang yang terbagi rata, yakni lima orang diamankan di wilayah Jakarta dan lima orang lainnya di wilayah Sumatera Selatan.
"Bahwa tadi malam sudah dilakukan ekspose dan pimpinan sudah memutuskan terkait dengan penyelidikan tertutup di wilayah Sumatera Selatan berdasarkan kecukupan bukti permulaan yang sudah diperoleh dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut, kemudian diputuskan untuk naik ke tahap penyidikan," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026).
Selain mengamankan para terduga pelaku, tim penyidik KPK juga berhasil menyita barang bukti yang diduga kuat merupakan pelicin untuk memuluskan proyek pengadaan di lingkup Pemkab Muara Enim, khususnya pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta dugaan penerimaan gratifikasi lainnya.
"Selain itu tim juga mengamankan barang bukti di antaranya uang dalam bentuk tunai rupiah, dolar, kemudian riyal, dan juga ada sejumlah saldo dalam rekening," ungkap Budi.
Budi merinci lebih lanjut bahwa sejumlah rekening tersebut diduga sengaja digunakan sebagai penampungan aliran dana suap dari para pihak swasta kepada oknum di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Oleh karena itu, KPK langsung memblokir dan mengamankan saldo di dalam rekening-rekening tersebut.
Total barang bukti yang diamankan oleh tim penyidik dalam rangkaian OTT ini bernilai hampir mencapai Rp 2 miliar.
Usai terjaring OTT dan resmi menyandang status tersangka, Bupati Edison terpantau telah tiba di markas KPK, Jakarta Selatan, pada Selasa (9/6/2026) pagi sekitar pukul 08.50 WIB.
Kehadirannya merupakan kelanjutan dari proses hukum usai dirinya sempat menjalani pemeriksaan awal secara maraton di Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan pada Minggu malam.
Edison tampak mengenakan kemeja kelir biru lengan panjang yang dipadukan dengan celana panjang hitam serta sepatu lari berwarna hitam.
Dengan wajah yang ditutupi oleh masker medis putih, ia berjalan menembus kerumunan awak media tanpa berucap sepatah kata pun dan langsung diarahkan ke ruang penyidik untuk menjalani pemeriksaan secara intensif.
Rencananya, KPK akan membeberkan secara detail bagaimana konstruksi perkara ini dalam konferensi pers yang dijadwalkan berlangsung pada hari ini.
KPK Tetapkan 4 Tersangka OTT Bupati Muara Enim
Harta Kekayaan Bupati Muara Enim
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 14.180.192.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 719 m2/300 m2 di KAB / KOTA KOTA PALEMBANG , HASIL SENDIRI Rp. 1.274.068.000
2. Tanah Seluas 579 m2 di KAB / KOTA KOTA PALEMBANG , HASIL SENDIRI Rp. 173.700.000
3. Tanah Seluas 2.617 m2 di KAB / KOTA KOTA PALEMBANG , HASIL SENDIRI Rp. 4.637.324.000
4. Tanah Seluas 500 m2 di KAB / KOTA BANYUASIN, HASIL SENDIRI Rp. 75.000.000
5. Tanah Seluas 1.277 m2 di KAB / KOTA KOTA PRABUMULIH , HASIL SENDIRI Rp. 383.100.000
6. Tanah dan Bangunan Seluas 16.830 m2/1 m2 di KAB / KOTA KOTA PALEMBANG , HASIL SENDIRI Rp. 6.732.000.000
7. Tanah Seluas 104 m2 di KAB / KOTA KOTA PALEMBANG , HASIL SENDIRI Rp. 280.000.000
8. Tanah Seluas 2.500 m2 di KAB / KOTA BANYUASIN, HASIL SENDIRI Rp. 625.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 505.000.000
1. MOBIL, TOYOTA ALPHARD Tahun 2010, HASIL SENDIRI Rp. 125.000.000
2. MOBIL, TOYOTA FORTUNER MINIBUS Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 380.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 705.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 140.000.000
F. HARTA LAINNYA Rp. 500.000.000
Sub Total Rp. 16.030.192.000
III. HUTANG Rp. ----
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 16.030.192.000