Miris, Jalan Penghubung Bringin-Tuntang-Pringapus Sudah Empat Tahun Ambles Belum Tersentuh Perbaikan
rival al manaf June 09, 2026 05:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Sudah empat tahun berlalu, jalan penghubung Kecamatan Bringin-Tuntang dan Bringin-Pringapus yang ambles di wilayah Desa Sambirejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang belum juga diperbaiki secara permanen. Hingga kini, warga masih bergantung pada penanganan darurat sambil menanti realisasi perbaikan.

Kepala Desa Sambirejo, Riyanto mengatakan, Pemdes Sambirejo sudah mengusulkan perbaikan permanen kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang.

Pemerintah desa setempat berharap rencana perbaikan permanen jalan yang terputus akibat ambles tersebut bisa diperbaiki pada tahun ini. 

Baca juga: Haru Kepulangan Jamaah Haji Kabupaten Pekalongan, Dua Jamaah Wafat di Tanah Suci

Baca juga: Rutan Semarang Ungkap Alasan Menolak Tamu yang Ingin Kunjungi Bupati Pati nonaktif Sudewo

"Karena jalan yang terputus tersebut merupakan jalan kabupaten, kami usulkan perbaikan ke pemkab," jelasnya, Selasa (9/6/2026). 

Riyanto memaparkan, jalan tersebut kali pertama ambles pada tahun 2022. Kemudian, kembali mengalami ambles secara perlahan. Ambles terparah terjadi sebelum lebaran lalu dimana jalan benar- benar terputus. 

Badan jalan tersebut ambles sedalam 1,5 meter akibat pergerakan tanah di lokasi tersebut. 

Upaya darurat dengan pengurukan sepanjang 50 peter sudah dilakukan DPU maupun BPBD Kabupaten Semarang. Dengan penanganan darurat ini, roda dua maupun roda empat bisa melintasi lokasi jalan namun diatur bergantian agar tetap lancar.

"Sudah dilakukan pemanganan darurat supaya jalan yang menjadi akses utama warga tersebut bisa dilalui," sebutnya.

Kendati demikian, sambung dia, warga menginginkan jalan yang sudah empat tahun ambles bisa diperbaiki tahun ini. Perbaikan pernah diusulkan pada 2023 dan 2024 namun gagal terealisasi

Kemudian, rencana perbaikan yang sempat diiprioritaskan pada 2025 juga tidak terealisasi. Padahal, jalan kabupaten tersebut sangat penting. Selain akses utama menuju Desa Sambirejo, jalan tersebut juga menjadi nadi perekonomian warga.

Menurutnya, Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kabupaten Semarang akan merealisasikan pemindahan jalan yang terputus di lahan yang ada di sampingnya. Hasil koordinasi dengan pemilik lahan juga sudah setuju.

 "Semoga Bapak Bupati tahu apa yang menjadi aspirasi serta keinginan warga desa kami, karena pentingnya fungsi jalan tersebut," tuturnya. (eyf)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.