Haru Kepulangan Jamaah Haji Kabupaten Pekalongan, Dua Jamaah Wafat di Tanah Suci
rival al manaf June 09, 2026 05:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Suasana haru menyelimuti Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan saat ratusan jamaah haji kembali ke Tanah Air setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Di balik kebahagiaan keluarga yang menyambut kepulangan para jamaah, terselip duka atas wafatnya dua jamaah haji asal Kabupaten Pekalongan selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan Sukirman secara langsung menyambut kepulangan jamaah haji Kabupaten Pekalongan. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur karena sebagian besar jamaah dapat kembali ke daerah asal dalam keadaan sehat dan selamat.

"Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyambut kembali saudara-saudara kita yang telah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci. Namun di tengah rasa syukur ini, kita juga turut mendoakan jamaah haji Kabupaten Pekalongan yang wafat selama menjalankan ibadah haji."

"Semoga Allah SWT menerima amal ibadah mereka dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya," ujar Sukirman, Selasa (9/6/2026).

Ia mengajak, seluruh hadirin untuk mendoakan dua jamaah yang meninggal dunia agar mendapatkan husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Sukirman juga menyampaikan, ucapan selamat kepada seluruh jamaah yang telah kembali dari Tanah Suci dengan membawa predikat haji mabrur.

Menurutnya, pengalaman spiritual selama menjalankan ibadah haji hendaknya menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas kehidupan pribadi maupun sosial setelah kembali ke tengah masyarakat.

"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh jamaah haji yang telah kembali ke Tanah Air. Semoga seluruh ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan memperoleh predikat haji yang mabrur," katanya.

Lebih lanjut, ia berharap para jamaah dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing dengan menebarkan nilai-nilai kebaikan, persatuan, dan keteladanan yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji.

"Sepulang dari Tanah Suci, kami berharap bapak dan ibu dapat menjadi pribadi yang lebih baik serta mampu memberikan contoh positif bagi masyarakat di sekitarnya," tambahnya.

Selain menyambut jamaah, Sukirman juga meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan untuk terus memantau kondisi kesehatan para jamaah pascakepulangan.

Pemantauan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh jamaah tetap dalam kondisi prima setelah menjalani perjalanan panjang dan rangkaian ibadah yang cukup menguras tenaga.

"Saya juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas haji daerah, tenaga kesehatan, dan panitia yang telah mendampingi serta memberikan pelayanan kepada jamaah sejak proses keberangkatan hingga kepulangan ke Tanah Air," imbuhnya.

Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Haji Kabupaten Pekalongan, jumlah jamaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi tercatat sebanyak 942 orang. Dari jumlah tersebut, dua jamaah meninggal dunia di Tanah Suci sehingga total jamaah yang kembali ke Kabupaten Pekalongan sebanyak 940 orang.

Adapun jamaah yang pulang tergabung dalam beberapa kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 11 sebanyak 90 orang, Kloter 12 sebanyak 350 orang, Kloter 13 sebanyak 352 orang, Kloter 14 sebanyak 143 orang, Kloter 18 sebanyak tiga orang, dan Kloter 75 sebanyak dua orang. (Dro)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.