Bupati Serang Santuni Korban Tewas Ditabrak Kontainer, Janji Pengawasan Truk Besar Diperketat
Abdul Rosid June 09, 2026 06:01 PM

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mendatangi keluarga korban kecelakaan lalu lintas di ruas jalan Bojonegara-Pulo Ampel yang menewaskan dua warga Kabupaten Serang.

Kedua korban tersebut Sulyati, warga Kecamatan Kramatwatu, dan Melyasari, warga Desa Sambilawang, Kecamatan Waringinkurung.

Dalam kunjungan tersebut, Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan belasungkawa sekaligus memastikan pemerintah daerah hadir untuk membantu keluarga yang ditinggalkan.

Baca juga: Kecelakaan Maut Libatkan Satu Keluarga di Cikupa Tangerang: Ibu Tewas, Dua Balita Terluka

Ratu Rachmatuzakiyah mengaku baru menerima informasi mengenai peristiwa tersebut dari Camat Bojonegara pada malam sebelumnya. Karena itu, ia memutuskan untuk datang langsung ke rumah duka keesokan paginya.

"Saya menyampaikan duka yang mendalam atas kecelakaan lalu lintas ini. Tidak ada seorang pun yang ingin menjadi korban kecelakaan. Karena peristiwa ini terjadi di wilayah Kabupaten Serang, kami ingin memastikan kondisi keluarga yang ditinggalkan," katanya, Selasa (9/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati Serang juga menyampaikan apresiasi kepada Camat Bojonegara, Camat Kramatwatu, Camat Waringinkurung, serta aparat kepolisian yang dinilai bergerak cepat menangani kejadian tersebut.

Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, sopir kendaraan yang menabrak korban telah diamankan dan saat ini berada di Polres Cilegon untuk menjalani proses hukum.

"Saya secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Serang memohon kepada aparat kepolisian dan penegak hukum agar memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku kepada pengemudi yang lalai hingga menyebabkan dua warga kami meninggal dunia," ujarnya.

Ratu Rachmatuzakiyah juga mengungkapkan hasil koordinasinya dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Serang terkait kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Awalnya, ia menduga kendaraan yang menabrak korban merupakan truk over dimension over loading (ODOL). 

Namun, setelah mendapat penjelasan dari Dinas Perhubungan, kendaraan tersebut ternyata merupakan truk kontainer berukuran besar yang berasal dari wilayah Tangerang.

"Ternyata bukan kendaraan ODOL. Kendaraan yang terlibat adalah truk kontainer berukuran besar. Karena dimensi kendaraan yang besar dan lebar, sopir diduga tidak menyadari telah menyenggol hingga menabrak dua korban," katanya.

Meski demikian, peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintasi jalan yang minim penerangan atau saat kondisi lalu lintas padat.

Selain menyampaikan belasungkawa, Pemerintah Kabupaten Serang juga menyalurkan bantuan kepada keluarga korban.

Bantuan tersebut akan berlanjut dalam bentuk dukungan logistik pada hari ketiga, ketujuh, hingga hari ke-40 pascakejadian.

"Kami ingin meringankan beban keluarga korban agar tidak semakin terbebani dalam menghadapi musibah ini," ucapnya.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga berencana memberikan bantuan perbaikan rumah kepada keluarga korban setelah melihat kondisi tempat tinggal mereka yang dinilai tidak layak huni.

"Dalam waktu dekat kami akan memberikan bantuan agar rumah keluarga korban menjadi lebih layak huni," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.