Suasana Mencekam Lokasi Bocah Tewas Diterkam Anjing di Bogor, Warga Waswas Masih Dengar Gonggongan
Tsaniyah Faidah June 09, 2026 06:03 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Area hutan di kawasan dekat Kampung Bedeng, RT 02/01, Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor menjadi mecekam setelah adanya kejadian bocah yang tewas diduga diterkam anjing pemburu babi hutan.

Sebab, diduga di kawasan hutan ini masih ada anjing pemburu yang berkeliaran dan belum sempat diamankan pasca kejadian.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Selasa (9/6/2026), lokasi kejadian benar-benar sunyi dan sepi.

Terpantau garis polisi masih terpasang di area lahan bekas sawah yang dikelilingi pepohonan lebat.

Terlihat banyak aktivitas warga di lokasi tersebut terlebih kejadian bocah tewas diduga diserang anjing pemburu membuat warga ketakutan.

Salah satu warga sekitar, Encep (26), dia mengaku sempat masuk ke area hutan sedalam sejauh sekitar 1 km dari pemukiman warga untuk mengambil daun bambu.

Encep terpantau mengenakan jaket, sepatu boot serta membawa sebilah golok.

Dia mengaku di kedalaman hutan sejauh 1 Km itu dia sempat mendengar gonggongan anjing diduga anjing pemburu yang masih berkeliaran di hutan.

"Tadi sih gak ada (tak melihat anjing), cuman agak jauh ada gonggongan anjing. Ada lah tadi jam 13.30 WIB-an," kata Encep kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (9/6/2026).

Dia mengatakan bahwa para warga pemukiman di sekitar hutan juga ketakutan setelah adanya insiden bocah tewas diduga diserang anjing tersebut.

Khususnya para orang tua yang mempunyai anak yang masih kecil.

Apalagi saat malam, kata warga, anjing pemburu babi hutan ini kerap datang dan masuk ke area pemukiman warga.

Baca juga: Imbas Anjing Serang Bocah, Desa Sipak Jasinga Bogor Kumpulkan RT RW, Masih Ada 11 yang Berkeliaran

"Semalem juga ke depan rumah lewat. Takut sih takut, orang dewasa juga pada takut kalau sendiri mah," kata Encep.

Pihak desa mengumpulkan para RT dan RW untuk berkumpul membahas anjing pemburu babi hutan yang diduga masih berkeliaran pada Selasa (9/6/2026) siang.

"Jadi ini mah hanya untuk antisipasi karena katanya ada desas-desus masih 11 anjing yang belum ditemukan," kata BPB Desa Sipak, Nur Yasin kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (9/6/2026).

"Semalam baru satu yang kena sama warga, satu ekor. Tadinya 12, berarti tinggal 11 lagi. Di sini diinstruksikan dari mungkin dari kecamatan, dari Polsek bahwa untuk masyarakat ini waspada," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.