Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Bupati Bogor Rudy Susmanto menghadiri pengenalan bayi panda ke publik di Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor setelah enam bulan sejak kelahirannya.
Menurutnya, kehadiran baby panda yang diberi nama Satrio Wiratama ini bukan hanya sekedar hewan lucu yang menggemaskan.
Akan tetapi, Rudy Susmanto menilai bahwa panda ini merupakan simbol persahabatan antara dua negara besar.
Sebab, kata dia, panda tersebut dapat mempersatukan diplomatik yang baik antara Republik Indonesia dengan Republik Rakyat Tiongkok.
"Tentunya perjalanan panjang di tahun 2017 bahwa dua negara melihat ini bukan hanya panda, ini adalah simbol kekeluargaan, ini adalah simbol hubungan baik antara dua negara," ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Baca juga: Setelah 6 Bulan, TSI Bogor Perkenalkan Baby Panda Rio Kini Kepada Publik untuk Pertama Kalinya
Rudy Susmanto juga menyebut bahwa kelahiran Baby Rio pada tahun 2025 lalu merupakan momen bersejarah.
Pasalnya, lahirnya baby giant panda ini merupakan momen yang paling ditunggu setelah delapan tahun penantian.
Breeding baby panda tersebut pun membutuhkan proses yang panjang karena tiga kali proses inseminasi gagal.
"Mengawinkan panda itu bukan sesuatu hal yang mudah, butuh perjuangan, butuh kasih sayang, dan 2027 genap sepuluh tahun apabila panda ini tidak berkembang biak di Indonesia maka panda akan pulang ke Tiongkok," katanya.
Di samping itu, kelahiran baby Rio ini seperti kado bagi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di tahun pertama kepemimpinannya.
Bahkan, Prabowo Subianto lah yang langsung memberikan nama untuk bayi panda tersebut yang memiliki arti sebagai simbol keberanian, kemuliaan, dan semangat menjaga kelestarian alam.
"Kami sangat bersyukur setahun Pak Prabowo Subianto dilantik jadi Presiden Republik Indonesia maka lahirlah baby giant panda di Taman Safari Indonesia," katanya.