Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Selasa 9 Juni 2026: Turun Rp10 Ribu Per Gram
Rr Dewi Kartika H June 09, 2026 06:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM – Harga emas Antam hari ini, Selasa (9/6/2026), di Pegadaian terpantau turun dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Harga emas Antam per gram di Pegadaian saat ini berada di level Rp 2.843.000.

Angka tersebut turun Rp 10.000 dari posisi Senin (8/6/2026) yang berada di level Rp 2.853.000 per gram.

Berdasarkan data terbaru di laman Galeri 24 Pegadaian, harga buyback emas Antam hari ini tidak mengalami perubahan.

Harga buyback emas Antam 1 gram masih berada di level Rp 2.556.000, sama seperti perdagangan sehari sebelumnya.

Untuk ukuran lebih kecil, harga emas Antam 0,5 gram dibanderol Rp 1.474.000 dengan harga buyback Rp 1.278.000.

Harga jual turun Rp 5.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya, sementara harga buyback tetap. 

Sementara itu, harga emas Antam ukuran 2 gram berada di level Rp 5.623.000 dengan harga buyback Rp 5.113.000.

Adapun ukuran 3 gram dipatok Rp 8.408.000 dengan harga buyback Rp 7.670.000.

Pada kategori menengah, harga emas Antam ukuran 5 gram tercatat Rp 13.978.000 dengan harga buyback Rp 12.783.000.

Sementara ukuran 10 gram dibanderol Rp 27.898.000 dengan harga buyback Rp 25.566.000.

Harga emas Antam hari ini di Pegadaian

  • 0,5 gram: Rp 1.474.000
  • 1 gram: Rp 2.843.000
  • 2 gram: Rp 5.623.000
  • 3 gram: Rp 8.408.000
  • 5 gram: Rp 13.978.000
  • 10 gram: Rp 27.898.000
  • 25 gram: Rp 69.615.000
  • 50 gram: Rp 139.147.000
  • 100 gram: Rp 278.213.000

Harga buyback emas Antam di Pegadaian 

  • 0,5 gram: Rp 1.278.000
  • 1 gram: Rp 2.556.000
  • 2 gram: Rp 5.113.000
  •  3 gram: Rp 7.670.000
  • 5 gram: Rp 12.783.000
  • 10 gram: Rp 25.566.000
  • 25 gram: Rp 63.603.000
  • 50 gram: Rp 127.206.000
  • 100 gram: Rp 254.413.000

Harga emas dunia 

Di pasar global, harga emas diperdagangkan di level 4.338,68 dollar AS per ons pada Selasa (9/6/2026) pukul 10.50 WIB.

Harga logam mulia tersebut naik 21,72 poin atau 0,50 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Meski menguat secara harian, harga emas masih mencatatkan penurunan 8,45 persen dalam sebulan terakhir.

Namun secara tahunan, harga emas masih melonjak 30,28 persen.

Harga emas bertahan di atas level 4.300 dollar AS per ons setelah Iran dan Israel dilaporkan sepakat menghentikan serangan satu sama lain.

Kondisi tersebut meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah yang sebelumnya memicu risiko inflasi akibat gangguan pasokan energi.

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump juga menyatakan kedua pihak tengah mengupayakan gencatan senjata dalam waktu dekat dan negosiasi akhir masih berlangsung.

Meski demikian, harga emas masih berada di dekat level terendah sejak akhir Maret.

Penguatan dollar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) menekan daya tarik logam mulia setelah data ketenagakerjaan AS menunjukkan hasil yang lebih kuat dari perkiraan pasar.

Data tersebut memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) berpotensi kembali menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun.

Pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada Desember 2026 mencapai sekitar 70 persen.

Selain mencermati perkembangan geopolitik, investor juga menantikan rilis data inflasi konsumen (CPI) dan inflasi produsen (PPI) AS yang dijadwalkan terbit pada pekan ini.

Data tersebut dinilai dapat memberikan petunjuk baru mengenai arah kebijakan moneter The Fed ke depan.

Kombinasi meredanya ketegangan geopolitik dan ekspektasi suku bunga yang tetap tinggi membuat pergerakan harga emas masih berpotensi fluktuatif dalam jangka pendek.

Sumber: Kompas

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.