TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU- Proses seleksi terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Malinau saat ini memasuki tahap pertama yakni pemaparan makalah dan wawancara.
Tahap pertama seleksi terbukaini dilaksanakan untuk mengisi empat jabatan strategis setingkat Eselon II.b, yang meliputi tiga posisi staf ahli Bupati dan satu posisi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemkab Malinau.
Rangkaian seleksi terbuka telah dimulai sejak 12 Mei 2026, diawali dengan tahapan pengajuan perencanaan hingga proses pendaftaran.
Setelah melewati seleksi administrasi yang diumumkan pada 5 Juni 2026, para peserta kini tengah menjalani tahap pertama pemaparan makalah dan wawancara yang dijadwalkan sejak Senin (8/6/2026) kemarin hingga hari ini, Selasa (9/6/2026).
Baca juga: 20 hingga 25 Mei, Pendaftaran Seleksi Terbuka 3 Staf Ahli Bupati dan 1 Kepala Dinas Pemkab Malinau
Sekretaris Daerah Malinau, Ernes Silvanus yang sekaligus Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama Malinau menjelaskan tahapan pertama pemaparan makalah dan wawancara yang berlangsung selama dua hari ini bertujuan mendalami visi serta rencana kerja para kandidat jika terpilih nanti.
"Hari ini kita masih proses wawancara kepada seluruh peserta selter. Kami sudah menyelesaikan dua hari ini dalam rangka untuk melihat apa yang mereka mau kerjakan jika mereka terpilih sebagai pejabat eselon 2," ungkap Ernes Silvanus, saat ditemui di Kantor Bupati Malinau, Selasa (9/6/2026).
Ernes Silvanus mengatakan, rangkaian seleksi masih akan berlanjut ke tahap yang lebih panjang, termasuk pengarahan prates, pengerjaan prates mandiri, hingga pelaksanaan asesmen atau psikotes yang dijadwalkan berlangsung hingga 25 Juni 2026.
Tahapan seleksi ini berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan Panitia Seleksi melalui Surat Pengumuman 16/PANSEL-JPTP/V/2026.
Baca juga: Seleksi Terbuka 3 Staf Ahli Bupati Malinau, Ditentukan Usai Pengisian 8 Posisi Kepala Dinas Selesai
Sesuai jadwal, pengumuman hasil akhir akan dilaksanakan pada 26 Juni 2026, dengan puncak agenda berupa pelantikan pejabat terpilih yang dijadwalkan pada 7 Juli 2026.
Ernes Silvanus mengungkapkan tahapan seleksi ini masih cukup panjang dan berlapis antara Panitia Seleksi hingga Panitia di tingkat Pemerintah Pusat.
"Memang masih ada tahapan yang panjang baik itu nanti CAT (Computer Assisted Test) kemudian nanti juga ada wawancara langsung dari penyelenggara yang akan dilaksanakan di Badan Diklat. Jadi masih panjang tahapannya," katanya.
Diketahui Pemkab Malinau saat ini membuka lelang jabatan untuk mengisi empat posisi strategis Eselon II.b yang tengah mengalami kekosongan.
Posisi tersebut meliputi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, Ekonomi dan Pembangunan; Staf Ahli Bupati Bidang Aparatur, Pelayanan Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Kesbang dan Pemerintahan; serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Seleksi terbuka ini diselenggarakan untuk memastikan berjalannya roda pemerintahan secara optimal pasca ditinggalkan pejabat sebelumnya.
Khusus untuk posisi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, Ekonomi dan Pembangunan, kekosongan terjadi karena pejabat sebelumnya meninggal dunia. Sedangkan tiga jabatan lainnya kosong dikarenakan pejabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun.
(*)
Penulis: Mohammad Supri