Waktu Mustajab Berdoa saat Melihat Orang Lain Mendapatkan Nikmat
Vanda Rosetiati June 09, 2026 06:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM - Berdoa saat melihat orang lain mendapatkan nikmat adalah salah satu waktu mustajab yang dianjurkan dalam Islam. 

Doa yang dimohonkan seorang muslim untuk kebahagiaan sesama tidak hanya mengundang malaikat untuk mendoakan balik dirinya tetapi juga membuka keran keberkahan dan kedamaian hidup yang jauh lebih besar.

Rahasia spiritual di balik momen ini disampaikan Syaikh Sa’ad bin Turki Al-Khotslan dalam Channel YouTube ShahihFiqih berjudul Waktu Mustajab : Berdoa Saat Melihat Orang Lain Dapat Nikmat - Syaikh Sa'ad bin Turki Al-Khotslan yang diakses Tribunsumsel.com Selasa, 9 Juni 2026. 

Dalam kajian tersebut, Syaikh Sa'ad Al-Khotslan mengungkapkan waktu ketika orang lain memperoleh nikmat adalah kesempatan emas bagi kita untuk meraih keberkahan yang serupa tanpa harus memelihara penyakit hati.

Berikut adalah ulasan lengkap mengenai keutamaan, dalil, serta tips praktis berdoa saat melihat orang lain mendapatkan nikmat:

_______________

Waktu Mustajab Berdoa saat Melihat Orang Lain Mendapatkan Nikmat


1. Konsep Berdoa Saat Melihat Nikmat Orang Lain

Syaikh Sa’ad menjelaskan ketika mata dan hati seorang muslim menyaksikan orang lain mendapatkan nikmat baik berupa kesehatan, kelancaran rezeki, maupun keberhasilan karir saat itulah hati seorang muslim sedang tergerak. 

Allah Subhanahu wa Ta’ala sangat menyukai hamba-Nya yang merespons momentum tersebut dengan bersyukur dan memohon kepada-Nya dengan penuh kesadaran, bukan dengan rasa sesak atau dengki.

Hal ini sejalan dengan tuntunan Rasulullah dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Tirmidzi:

"Barangsiapa melihat saudaranya mendapatkan sesuatu, hendaklah ia mendoakannya: 'Semoga Allah memberkahimu untuk itu dan menambahkanmu karunia-Nya.'"

Selain itu, mendoakan orang lain secara tulus di saat mereka bahagia juga mengaktifkan "jalur ekspres" dikabulkannya doa kita sendiri. Rasulullah SAW bersabda:

"Doa seorang Muslim untuk saudaranya di belakang punggungnya (tanpa diketahui) adalah doa yang dikabulkan (mustajab)." (HR. Muslim)

 

2. Keutamaan Mendoakan Kebaikan Sesama Muslim

Menurut Syaikh Sa’ad, membiasakan diri mendoakan orang lain yang sedang mendapat nikmat tidak akan mengurangi rezeki kita sedikit pun. Sebaliknya, amalan ringan ini membawa tiga dampak luar biasa bagi spiritualitas kita:

  • Menumbuhkan Rasa Syukur:

Menyaksikan nikmat orang lain dengan kacamata iman akan mengingatkan kita pada sifat Allah Yang Maha Kaya, sehingga hati kita ikut merasa cukup.

  • Perisai dari Sifat Dengki (Hasad):

Alih-alih merasa tersaingi atau iri, mengucap doa kebaikan justru akan mengikis penyakit hati dan membersihkan jiwa dari energi negatif.

  • Membalikkan Doa Mustajab ke Diri Sendiri:

Ketika seorang muslim mendoakan keberkahan bagi orang lain, malaikat akan mengaminkan doa tersebut dan berkata, "Dan bagi kamu pun hal yang sama."

 

3. Landasan Dalil Al-Qur'an

Sikap suportif dan penuh kasih sayang antar sesama muslim ini didukung oleh prinsip-prinsip universal di dalam Al-Qur’an, antara lain:

  • QS. Al-Mumtahanah [60]: 8

   ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِيْنَ ....

".... Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil."


Catatan:

Ayat ini menegaskan pentingnya berbuat baik, bersikap adil, dan menjaga harmoni hubungan antarmanusia, termasuk ikut menjaga kebahagiaan orang lain lewat doa.

QS. Al-Baqarah [2]: 286


... رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ ...

"...Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau bersalah..."


Catatan:

Doa ini mengajarkan untuk selalu memohon perlindungan dari kelalaian hati, termasuk kelalaian dari sifat iri yang bisa merusak amal ibadah saat melihat kesuksesan orang lain.

4. Panduan Praktis Berdoa dari Syaikh Sa’ad

Agar esensi dari waktu mustajab ini dapat diraih secara maksimal, berikut empat tips praktis berdoa yang bisa diterapkan seorang muslim dalam kehidupan sehari-hari:

1. Jaga Ketulusan Hati

Pastikan doa yang keluar dari lisan benar-benar murni demi kebaikan orang tersebut, tanpa ada selipan rasa dongkol di dalam dada.

2. Berdoa secara Spesifik

Sebutkan nikmat yang sedang mereka terima. Misalnya, jika mereka membeli rumah baru, doakan agar rumah tersebut menjadi baitul jannaty (rumah yang penuh berkah).

3. Mohonkan Tambahan Karunia

Mintalah kepada Allah agar melipatgandakan kebaikan bagi orang yang sedang menerima nikmat tersebut.

4. Alirkan Rasa Syukur

Jadikan momen tersebut sebagai pengingat bahwa Allah Maha Baik kepada seluruh makhluk-Nya, termasuk kepada diri kita.

====

Demikian ulasan Waktu Mustajab Berdoa saat Melihat Orang Lain Mendapatkan Nikmat.

Baca juga: Hukum Berdoa Saat Rukuk dalam Sholat, Simak Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

Baca juga: Doa Ayah atau Ibu yang Lebih Mustajab, Dalil Hadits dan Penjelasan Ustadz Hanan Attaki

Baca juga: Hukum Melihat Aurat Sesama Jenis dalam Islam dan Penjelasan Dalilnya

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.