TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Pemerintah Kabupaten Nganjuk menyalurkan bantuan pangan alokasi Februari-Maret 2026.
Bantuan tersebut berupa, beras dan minyak goreng kepada ribuan penerima manfaat di Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi.
Kang Marhaen -sapaan Bupati- mengatakan penyaluran bantuan merupakan bentuk kehadiran pemerintah sekaligus memastikan kesejahteraan warga.
Baca juga: Nama Marsono, Ketua DPRD Tulungagung Jadi Bulan-bulan Aksi Massa Gempar
Dia menyebut ada empat program prioritas untuk masyarakat Nganjuk, yakni rumah layak huni, menekan angka putus sekolah, pelayanan kesehatan BPJS yang merata, dan memastikan tidak ada warga yang kelaparan.
"Pemerintah berusaha membuat masyarakat di Nganjuk ini sejahtera. Jangan sampai ada orang Nganjuk yang tidak bisa makan, karena itu penyaluran bantuan pangan ini diadakan," katanya, Selasa (9/6/2026).
Kang Marhaen turut membagikan kisah masa lalunya yang penuh keterbatasan.
Mulai dari hanya memakan nasi bulgur hingga harus berjalan kaki sangat jauh untuk bersekolah di Nganjuk.
Pengalaman tersebut menjadi dorongan kuat baginya untuk mengeksekusi program bantuan secara merata.
Pada kesempatan itu juga, ia langsung meminta para staf kelurahan untuk mendata warga yang rumahnya berlantai tanah dan atapnya bocor untuk diajukan ke program Bedah Rumah.
Tidak hanya itu, Bupati juga menginstruksikan pendataan langsung bagi warga yang belum terdaftar di BPJS Kesehatan agar segera ditangani hari itu juga.
Termasuk menyosialisasikan program Sekolah Rakyat di Desa Balonggebang Kecamatan Gondang bagi keluarga tidak mampu agar anak-anak Nganjuk tetap bisa mengenyam pendidikan hingga tuntas.
"Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat," ungkapnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nganjuk, Yusuf Satrio Wibowo, menyatakan penyaluran cadangan pangan pemerintah ini bertujuan untuk memenuhi hak dasar masyarakat.
Selain itu, menjaga stabilitas pasokan pangan serta menekan laju inflasi daerah di wilayah Kabupaten Nganjuk.
Adapun jumlah penerima manfaat secara keseluruhan di Kabupaten Nganjuk mencapai 203.406 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Baca juga: Bukan Lewat SPMB, Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Trenggalek Ternyata Pakai Jalur Ini
Khusus untuk Kelurahan Begadung, tercatat ada 1.104 penerima.
Penyaluran bantuan logistik ini ditargetkan berlangsung dari tanggal 8 sampai 18 Juni 2026.
Pelayanan tetap dibuka pada hari libur guna menghindari penumpukan antrean.
"Masing-masing keluarga menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Untuk alokasi dua bulan Februari-Maret 2026, total yang diterima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng," tutupnya.
(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)