TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Aksi nyata menjaga lingkungan sekaligus memakmurkan rumah ibadah ditunjukkan masyarakat Desa Ajikuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa (9/6/2026).
Melalui Program Kantor Urusan Agama (KUA) Go Green dan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Masjid), berbagai elemen masyarakat turun langsung membersihkan lingkungan Masjid Al-Aqsa Desa Aji Kuning serta melakukan penghijauan di sejumlah titik sekitar masjid, sekolah, dan Kantor Urusan Agama (KUA).
Kegiatan yang digelar serentak di Kalimantan Utara tersebut melibatkan Pemerintah Kecamatan Sebatik Tengah, Pemerintah Desa Aji Kuning, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Patok 2, Satgas Pamtas Aji Kuning, Subsektor Sebatik Tengah, Pramuka SMA Negeri 1 Sebatik Tengah, SDN 001 Sebatik Tengah, Badan Kemakmuran Masjid (BKM), KUA Sebatik Tengah, komunitas lingkungan hingga masyarakat setempat.
Sejak pagi, peserta bergotong royong membersihkan halaman Masjid, area ibadah, saluran drainase, hingga lingkungan sekitar rumah ibadah yang menjadi pusat kegiatan masyarakat.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Tarakan Gelar Employee Volunteering Go Green
Tak hanya itu, peserta juga melakukan penanaman bunga sebagai bagian dari upaya penghijauan untuk menciptakan lingkungan yang lebih asri, nyaman dan sehat.
Kepala KUA Sebatik Tengah, Ahmad Nur, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus menanamkan nilai kepedulian kepada generasi muda.
Menurutnya, isu perubahan iklim tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat melalui aksi sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan.
"Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program KUA Go Green dan Geber Masjid. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara KUA, generasi muda, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan rumah ibadah sekaligus melestarikan lingkungan," ujar Ahmad Nur.
Ahmad Nur menilai semangat gotong royong yang terlihat selama kegiatan berlangsung menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang religius, peduli lingkungan, dan memiliki kesadaran sosial yang tinggi.
Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi dapat menjadi budaya yang terus dijaga oleh masyarakat.
"Kami berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat. Dengan kolaborasi dan semangat kebersamaan, lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat dapat terwujud untuk generasi mendatang," katanya.
Melalui Program KUA Go Green dan Geber Masjid, KUA Sebatik Tengah berharap lahir gerakan berkelanjutan yang tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
(*)
Penulis: Fatimah Majid