Baca juga: Kebakaran Rumah di Pematang Buluran SP Padang OKI, Nenek 81 Tahun Ditemukan Tewas Mengenaskan
SRIPOKU.COM, PRABUMULIH – Di balik petaka kebakaran yang menghanguskan enam pintu rumah bedeng Asrama Zibang di Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, terselip sebuah kisah pilu yang menyayat hati sekaligus memantik simpati publik.
Seorang bocah kelas VI Sekolah Dasar (SD) bernama Dani, sempat menangis histeris di tengah kepulan asap.
Bukan meratapi harta benda elektronik atau mainan, bocah malang ini menangis tersedu-sedu lantaran mencari kucing peliharaan dan kitab suci Al-Qur'an miliknya yang hangus terpanggang bara api.
Aksi polos namun sarat makna dari Dani ini sempat terekam kamera warga tak lama setelah petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) berhasil menjinakkan amukan si jago merah pada Senin (8/6/2026) sore.
Dalam potongan video yang kini viral dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial, Dani yang saat itu mengenakan baju gamis jubah berwarna hitam tampak menangis sesenggukan.
Sembari menahan kesedihan yang mendalam, ia nekat menerobos sisa-sisa puing bangunan kayu yang telah menghitam.
Bocah itu tampak menyingkap beberapa lembar atap seng yang masih panas, berharap bisa menemukan mukjizat atas kucing kesayangan dan Al-Qur'an yang biasa digunakannya untuk mengaji setiap hari.
Ketulusan hati Dani langsung menuai banjir simpati dan komentar haru dari para warganet yang kagum atas kepeduliannya terhadap Al-Qur'an di tengah situasi musibah.
Dapat Pengganti Al-Qur'an Baru
Kesedihan Dani lambat laun mulai terobati. Sentuhan kemanusiaan datang dari jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Prabumulih.
Tergerak oleh video viral tersebut, mereka langsung mendatangi lokasi pengungsian untuk menyerahkan bantuan khusus, Selasa (9/6/2026).
Dani tampak tak kuasa menyembunyikan binar kebahagiaan di wajahnya saat menerima mushaf Al-Qur'an baru yang diserahkan langsung oleh istri Ketua DPD PSI Kota Prabumulih, Reni Ade.
Tidak hanya Dani, dua orang teman sebayanya yang ikut kehilangan kitab suci dalam kebakaran tersebut juga mendapatkan bantuan serupa agar bisa kembali mengaji.
"Terima kasih banyak, saya sangat senang sekali sudah diberikan Al-Qur'an baru ini," ujar Dani polos dengan mata yang masih tampak sembap usai menerima bantuan tersebut.
Salurkan Bantuan Sembako dan Pakaian
Bendahara PSI Kota Prabumulih, Joko Arif, didampingi Reni Ade menjelaskan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial terhadap para korban kebakaran.
Terlebih, salah satu dari penghuni bedeng yang tertimpa musibah merupakan bagian dari kader mereka.
Selain memberikan Al-Qur'an baru untuk anak-anak, PSI Prabumulih juga menyalurkan bantuan logistik darurat berupa paket sembako, pakaian layak pakai, serta kebutuhan pokok lainnya guna meringankan beban para pengungsi.
"Ini adalah bentuk empati dan kepedulian kami secara langsung kepada para korban. Kami terenyuh melihat video anak tersebut menangis tersedu-sedu menyusuri reruntuhan jembatan dan puing seng hanya untuk mencari kucing serta Al-Qur'annya. Semoga bantuan kecil ini, terutama Al-Qur'an baru untuk anak-anak kita, bisa mengembalikan senyum dan semangat mereka untuk kembali mengaji," pungkas Joko Arif.
Baca juga: Kebakaran Rumah di Ogan Baru Kertapati, Satu Warga Sebatang Kara Sakit Struk Tewas Terjebak