WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seorang penumpang Transjakarta mengalami kondisi darurat kesehatan saat berada di dalam bus pada Senin (8/6/2026) malam.
Penumpang tersebut dilaporkan mengalami kejang hingga muntah, sehingga petugas segera melakukan evakuasi dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kejadian itu menjadi perhatian publik setelah videonya beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah petugas Transjakarta memberikan pertolongan kepada penumpang yang mengalami gangguan kesehatan di dalam armada.
Untuk mempercepat proses penanganan, bus dihentikan di halte terdekat yang berada di Halte TransJ Trikora, kawasan Jalan Raya Bogor, Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.
Petugas kemudian menyiapkan kursi roda dan mengevakuasi penumpang dari dalam bus ke area yang lebih aman sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan mengenai kondisi penumpang tersebut yang berada di bus BMP 220295.
Baca juga: Dividen Jumbo Tembus Rp21,9 Triliun, Emiten Telekomunikasi Pelat Merah Siapkan Buyback
"Keselamatan dan kenyamanan pelanggan adalah prioritas utama kami. Transjakarta sangat mengapresiasi kesigapan petugas di Halte Trikora yang langsung merespons laporan dan berkoordinasi dengan tim medis RS Harapan Bunda untuk menangani pelanggan tersebut," kata Ayu dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).
Menurut Ayu, petugas halte segera berkoordinasi dengan tenaga medis agar pelanggan dapat memperoleh penanganan secepat mungkin. Dalam video yang beredar, tampak pula sejumlah petugas mengawal proses evakuasi menggunakan kursi roda.
Transjakarta juga menyampaikan apresiasi kepada pelanggan lain yang turut membantu dengan melaporkan kondisi darurat tersebut kepada petugas.
"Transjakarta juga menyampaikan terima kasih kepada pelanggan lain yang ikut melaporkan kejadian ini secara cepat, sehingga penanganan dapat segera dilakukan," ujar Ayu.
Respons cepat petugas Transjakarta dalam menangani situasi tersebut menuai banyak pujian dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial menilai langkah yang diambil sudah tepat dan membantu mempercepat penanganan terhadap penumpang yang membutuhkan pertolongan.
Hingga kini, identitas maupun kondisi terbaru penumpang yang mengalami kejang dan muntah itu belum disampaikan kepada publik.
Transjakarta berharap yang bersangkutan segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa.
"Kami mendoakan agar pelanggan tersebut segera pulih. Kami juga mengimbau seluruh pelanggan untuk tidak ragu melapor kepada petugas jika mengalami atau melihat kondisi darurat di area Transjakarta," ucap Ayu.(m27)