Soroti Kasus Pesta Gay di Karawang, Dedi Mulyadi Buka Opsi Pembinaan Khusus di Barak Militer
Lulu Adzizah F June 09, 2026 07:42 PM

– Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan tanggapan dan reaksi keras terkait mencuatnya kasus video viral perihal dugaan penyelenggaraan pesta kalangan sesama jenis atau gay di wilayah Kabupaten Karawang.

Menanggapi penyimpangan sosial tersebut, pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Karawang untuk segera mengambil tindakan konkret dan nyata di lapangan.

Sebagai langkah penanganan lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk memetakan pembinaan sosial berdasarkan kelompok sasaran, baik yang melibatkan kategori siswa sekolah maupun masyarakat umum.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pihaknya tengah mengupayakan pendekatan rehabilitasi sosial melalui lembaga khusus yang dinilai kompeten untuk memulihkan perilaku menyimpang tersebut.

Secara khusus, Dedi bahkan membuka opsi penyediaan fasilitas pembinaan dengan disiplin tinggi guna menyelesaikan persoalan ini, salah satunya melalui pelibatan fasilitas barak militer.

“Nanti kami cari di lembaga siapa yang bisa menyembuhkan kaum gay. Ya mudah-mudahan barak militer bisa menyelesaikan gay,” terang Dedi Mulyadi dalam keterangannya pada Selasa (9/6/2026).

Berdasarkan data rilis kepolisian, peristiwa dugaan pesta sesama jenis itu terjadi di Theatre Night Mart, Jalan Tuparev, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, pada Minggu (7/6/2026) dini hari silam.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa rekaman video amatir berdurasi 12 detik yang memperlihatkan aksi sejumlah pria berpelukan dan berjoget berpasangan itu sempat memicu keresahan luas di tengah publik.

Hingga saat ini, aparat penegak hukum dari jajaran Polda Jabar mengonfirmasi telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka atas dugaan perbuatan cabul sesama jenis dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.