Pelatih Bali United Ikuti Program Elite di Thailand, Siap Tingkatkan Kualitas Pelatih Indonesia
Putu Kartika Viktriani June 09, 2026 08:03 PM

TRIBUN-BALI.COM – Salah satu pelatih Bali United FC, I Gde Mahatma Dharma atau yang akrab disapa Coach Dede, mendapat kesempatan bergengsi mengikuti program FIFA Coach Educator Development di Thailand pada awal Juni 2026.

Asisten pelatih tim utama Bali United tersebut mengikuti pelatihan internasional yang berlangsung di Cohort, Thailand, mulai Senin 1 Juni 2026 hingga Sabtu 6 Juni 2026 lalu.

Program ini menjadi bagian dari pengembangan kualitas pelatih Indonesia di bawah supervisi FIFA dan federasi sepak bola Thailand.

Keikutsertaan Coach Dede berdasarkan surat penugasan resmi PSSI Nomor 2593/UDN/1507/V-2026. Dalam agenda tersebut, ia dipercaya sebagai Delegasi Coach Educator (CE) bersama Ridho Jaya Maulana.

Tak hanya belajar, Coach Dede juga memiliki tugas penting membantu komunikasi dan interpretasi bahasa bagi para pelatih senior Indonesia yang dipersiapkan menjadi Coach Educator Developer (CED).

 

Beberapa nama pelatih senior nasional yang turut mengikuti program tersebut antara lain Aldi Iqbal Tawakal, Mundari Karya, Kartono Pramdhan, Firmansyah Agus Purnomo, Marwal Iskandar, Bambang Nurdiansyah, hingga John Arwandi.

Baca juga: Sinyal Kuat Bali United Buru Striker Gacor Usai Boris Kopitovic Jadi Pemain Ketiga yang Hengkang

Mereka mendapatkan pembekalan langsung dari instruktur FIFA dan perwakilan federasi sepak bola Thailand dalam rangka meningkatkan standar pendidikan kepelatihan Indonesia.

Coach Dede Bangga Dapat Kesempatan dari PSSI dan FIFA

Coach Dede mengaku bangga dan bersyukur mendapat kesempatan langka tersebut. Menurutnya, pengalaman belajar bersama para Coach Educator senior menjadi bekal penting untuk pengembangan dirinya maupun Bali United.

“Turut senang dalam kesempatan yang diberikan oleh PSSI kepada saya, di mana saya berkesempatan belajar dari para Coach Educator senior yang dipersiapkan menjadi Coach Educator Developer untuk pengembangan pelatih di Indonesia,” ujar Coach Dede.

“Meski saya ditugaskan sebagai delegasi Coach Educator sekaligus membantu interpreter, saya belajar banyak dari para Coach Educator senior, perwakilan FIFA, dan federasi sepak bola Thailand. Pengalaman ini menjadi bekal penting untuk pengembangan diri dan juga Bali United,” sambungnya.

Program FIFA Fokus Tingkatkan Standar Pelatih Indonesia

Program Training Assessment for Coach Educator Developer (CED) dirancang FIFA untuk membekali para pengembang edukator pelatih dengan kemampuan membimbing, mengevaluasi, dan meningkatkan kualitas Coach Educator di masing-masing negara.

Selama enam hari pelatihan, peserta mendapatkan kombinasi materi teori di kelas dan praktik langsung di lapangan.

Seluruh peserta juga dibekali pemahaman mengenai standar pelatihan FIFA modern.

Agenda di Thailand ini menjadi pertemuan pertama dari total lima tahapan pengembangan Coach Educator menuju level Coach Educator Developer.

Peran Coach Dede untuk Pengembangan Sepak Bola Bali dan Indonesia

Secara pribadi, Coach Dede memang sudah aktif dalam pengembangan pelatih usia dini di Indonesia. Pada 2025 lalu, ia menjadi Coach Educator dalam kursus lisensi D PSSI.

Dari program tersebut, sudah lahir sekitar 500 pelatih baru asal Bali yang kini ikut berkontribusi untuk perkembangan sepak bola nasional.

Pengalaman mengikuti program FIFA di Thailand menjadi langkah besar bagi Coach Dede untuk terus berkembang menuju level Coach Educator Developer di masa depan.

Tak hanya membawa nama Bali United, keikutsertaannya juga menjadi bukti bahwa kualitas sumber daya kepelatihan Indonesia mulai mendapat perhatian di level internasional.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.