Kok Bisa Mimpi Kerja saat Lagi Tidur? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
GH News June 09, 2026 08:09 PM
Jakarta -

Siapa yang pernah mimpi mengerjakan pekerjaan kantor? Sudah di kantor kena 'teror' deadline, sampai tidur juga masih kena mimpi bekerja.

Studi menemukan mimpi terkait pekerjaan muncul untuk membantu seseorang memproses pengalaman yang dialami secara rutin, baik bersifat negatif maupun positif. Bahkan, ahli saraf terkemuka Sigmun Freud berhipotesis mimpi-mimpi semacam ini merupakan cara pikiran menghadapi hal-hal yang sebenarnya ingin dihindari selama jam-jam terjaga, baik karena stres maupun sekedar rasa jengkel terhadap situasi tertentu.

Dikutip dari VeryWellMind, banyak penelitan menunjukkan mimpi-mimpi yang bernuansa kecemasan bersifat universal. Misalnya ketika mimpi jatuh, terjebak dalam kebakaran, dikejar-dikejar, dan lainnya.

Mimpi-mimpi tersebut tidak hanya mencerminkan perasaan tidak berdaya atau ketidakpastian, yang memang umum terjadi di lingkungan kerja, tapi juga dapat mencerminkan kebutuhan psikologis dasar yang belum terpenuhi. Kebutuhan dasar psikologis ini berupa rasa kompeten, kebebasan dalam pilihan hidup, hingga rasa diterima di lingkungan sekitar.

Sebagai contoh, jika seseorang bermimpi kebingungan saat melihat daftar pekerjaan yang harus diselesaikan, cobalah evaluasi seberapa terorganisir diri saat bekerja di kantor. Lalu, evaluasi apa langkah yang dilakukan untuk memperbaiki situasi tersebut.

Atau misalnya bermimpi sulit berbaur di lingkungan kerja sehingga merasa kesulitan, pertimbangkan langkah-langkah kecil yang membantu lebih terintegrasi dengan lingkungan kerja.

Singkatnya, mimpi tentang pekerjaan seringkali menjadi cerminan dari cara pikiran dalam memproses pengalaman, tekanan, dan kebutuhan psikologis. Ini juga berhubungan dengan hubungan sosial yang terjalin di lingkungan kerja sehari-hari.

Cara Menenangkan Diri Sebelum Tidur

Meluangkan waktu untuk menenangkan diri sebelum tidur bisa menjadi salah satu kunci penting untuk meningkatkan kualitas tidur. Berikut ini adalah beberap hal yang bisa dilakukan:

Meditasi

Meditasi mindfulness dapat membantu mengurangi kecemasan yang terbawa hingga ke dalam mimpi. Praktik ini juga membantu seseorang merasa lebih tenang dan puas secara psikologis.

Cobalah bermeditasi beberapa menit sebelum tidur atau gunakan aplikasi meditasi untuk menjernihkan pikiran.

Menulis Jurnal

Menulis jurnal dapat membantu mengeluarkan dan mengatur berbagai pikiran yang mengganggu. Teknik worry dump atau brain dump dilakukan dengan menuliskan semua kekhawatiran tanpa perlu menganalisisnya.

Cara ini membantu membuat pikiran terasa lebih lega dan siap untuk beristirahat.

Paparan Blue Light

Cahaya biru dari ponsel, tablet, dan komputer dapat membuat otak tetap merasa terjaga. Karena itu, hindari penggunaan perangkat elektronik menjelang waktu tidur.

Sebagai gantinya, lakukan aktivitas seperti membaca buku atau menulis jurnal setidaknya 45 menit sebelum tidur.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.