Laporan Wartawan TribunJatim.com, Danendra Kusuma
TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Pemerintah Kabupaten Nganjuk mulai menyalurkan bantuan pangan alokasi Februari-Maret 2026 kepada ribuan keluarga penerima manfaat (KPM).
Bantuan berupa beras dan minyak goreng tersebut disalurkan secara bertahap di berbagai wilayah, termasuk di Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk.
Penyaluran bantuan turut dihadiri Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi atau yang akrab disapa Kang Marhaen, Selasa (9/6/2026).
Kang Marhaen -sapaan Bupati- mengatakan penyaluran bantuan merupakan bentuk kehadiran pemerintah sekaligus memastikan kesejahteraan warga.
Dia menyebut ada empat program prioritas untuk masyarakat Nganjuk, yakni rumah layak huni, menekan angka putus sekolah, pelayanan kesehatan BPJS yang merata, dan memastikan tidak ada warga yang kelaparan.
"Pemerintah berusaha membuat masyarakat di Nganjuk ini sejahtera. Jangan sampai ada orang Nganjuk yang tidak bisa makan, karena itu penyaluran bantuan pangan ini diadakan," katanya, Selasa (9/6/2026).
Baca juga: Pemkab Nganjuk Latih 75 Personel Satpol PP untuk Berantas Barang Kena Cukai Ilegal
Kang Marhaen turut membagikan kisah masa lalunya yang penuh keterbatasan.
Mulai dari hanya memakan nasi bulgur hingga harus berjalan kaki sangat jauh untuk bersekolah di Nganjuk.
Pengalaman tersebut menjadi dorongan kuat baginya untuk mengeksekusi program bantuan secara merata.
Pada kesempatan itu juga, ia langsung meminta para staf kelurahan untuk mendata warga yang rumahnya berlantai tanah dan atapnya bocor untuk diajukan ke program Bedah Rumah.
Tidak hanya itu, Bupati juga menginstruksikan pendataan langsung bagi warga yang belum terdaftar di BPJS Kesehatan agar segera ditangani hari itu juga.
Baca juga: Prosesi Boyong Natapraja Ingatkan Sejarah Beralihnya Pusat Pemerintahan ke Kabupaten Nganjuk
Termasuk menyosialisasikan program Sekolah Rakyat di Desa Balonggebang Kecamatan Gondang bagi keluarga tidak mampu agar anak-anak Nganjuk tetap bisa mengenyam pendidikan hingga tuntas.
"Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat," ungkapnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nganjuk, Yusuf Satrio Wibowo, menyatakan penyaluran cadangan pangan pemerintah ini bertujuan untuk memenuhi hak dasar masyarakat.
Selain itu, menjaga stabilitas pasokan pangan serta menekan laju inflasi daerah di wilayah Kabupaten Nganjuk.
Adapun jumlah penerima manfaat secara keseluruhan di Kabupaten Nganjuk mencapai 203.406 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Khusus untuk Kelurahan Begadung, tercatat ada 1.104 penerima.
Penyaluran bantuan logistik ini ditargetkan berlangsung dari tanggal 8 sampai 18 Juni 2026.
Pelayanan tetap dibuka pada hari libur guna menghindari penumpukan antrean.
"Masing-masing keluarga menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Untuk alokasi dua bulan Februari-Maret 2026, total yang diterima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng," tutupnya