Tidak Dapat  Pelayanan MBG, Kepsek SMPN I  Waikabubak Sumba Barat Minta Siswa Bawah Bekal Sendiri
Oby Lewanmeru June 09, 2026 08:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM,TAMBOLAKA - Kepala Sekolah SMPN I Waikabubak, Sumba Barat, Ariyanti Nona Ina, S.Pd, Gr, mengatakan,   hari ini, Selasa 9 Juni 2026, sekolah yang dipimpinnya tidak mendapat pelayanan MBG.

Hal itu karena terlambat pencairan dana.

Informasi itu diperoleh dari petugas SPPG melalui  pesan WhatsApp grup, Selasa 9 Juni 2026 pagi.

Terhadap informasi itu, pihaknya telah menyampaikan kepada anak-anak sekolah pada apel pagi tadi. Kepada anak-anak ia berpesan agar menyediakan bekal sendiri atau uang jajan karena untuk sementara tidak ada pelayanan MBG.

Baca juga: Warga Sumba Barat Minta Pemerintah Tertibkan Pedagang  BBM Eceran

Ariyanti Nona Ina, S.Pd, Gr menyampaikan hal itu ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, apakah sekolah yang dipimpinnya menerima pelayanan MBG dan apakah pelayanan MBG masih berlangsung sampai saat ini di ruang kerjanya, Selasa 9 Juni 2026 pagi.

Menurutnya, hampir satu tahu lamanya sekolah yang dipimpinnya mendapat pelayanan makan bergisi gratis (MBG).  Selama ini,pelayanan MBG berjalan baik dan lancar.

Hanya saja, sekitar   akhir Mei 2026, kurang lebih dua minggu lamanya tidak ada  pelayanan  MBG.

Dan baru kembali mendapat pelayanan MBG pada awal Juni 2026. Dan hari ini, mendapat infomasi dari SPPG lagi bahwa tidak ada pelayana MBG. Dan kelanjutnya pelayanan MBG menunggu informasi lebih lanjut dari petugas SPPG.

"Sekolah kami hanya menerima saja pelayanan  makan bergisi gratis. Kalau ada, anak-anak dengan senang hati menerima layanan makan bergisi gratis itu. Kami menunggu saja, kapan ada pelayanan lagi, dengan senang hati nenerimanya. Untuk sementara saya minta anak-anak siapkan bekal sendiri dulu,"ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Sekolah SD Katolik Waikabubak, Sumba Barat, Yulita Watil, S.Pd di ruang kerjanya, Selasa 9 Jumi 2026.

Ia menambahkan, terdapat 480 anak menerima layanan MBG.  

Namun berhubung anak kelas VI sudah tamat maka saat ini hanya 417 anak menerima pelayanan MBG.

"Hari ini tidak ada pelayanan MBG. saya mendapatkan kabar itu dari.petugas SPPG melalui  pesan whatsapp grup. Saya tidak tahu kapan ada lagi. Kami menunggu saja informasi lebih lanjut,"  katanya.

Sementara itu Koordinator SPPG Sumba Barat, Sabinus  Nammu Kodu belum berhasil  dikonfirmasi ke telepon selulernya Selasa 9 Juni 2026.  POS-KUPANG.COM mencoba menelepon tetapi tidak diangkatnya. Selanjutnya mencoba mengkonfirmasi melalui pesan WhatsApp terdapat centang 2 tetapi belum juga  mendapatkan balasan pula. (pet)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.