Sopir Kelelahan Diduga Picu Lakalantas Maut di Tol Lampung 
soni yuntavia June 09, 2026 08:19 PM

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan  - Sopir yang mengalami kelelahan diduga jadi pemicu kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), Lampung Selatan, Minggu (7/6) malam.

Baca juga: Lakalantas, Kakek-kakek Kemudikan Mobil Tabrak IRT di Natar Lampung Selatan

Satu unit minibus Toyota Avanza bernomor polisi BE 1856 ANN yang membawa 11 orang penumpang menabrak bagian belakang truk Colt Diesel D 8390 XJ hingga terbalik di badan jalan.

Akibat kecelakaan yang terjadi di KM 102+100 Jalur B sekitar pukul 23.09 WIB tersebut, tiga penumpang meninggal dunia dan delapan lainnya mengalami luka-luka.

Kasatlantas Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution mengatakan berdasarkan keterangan awal, pengemudi Avanza diduga mengalami kelelahan saat mengemudi. "Pengakuan dari sopir kemarin dia kelelahan," kata Erza, Selasa (9/6/2026).

Hasil penyelidikan sementara, kendaraan yang dikemudikan DF (51) melaju dari arah Terbanggi Besar menuju Bandar Lampung melalui lajur cepat.

Setibanya di KM 102 Jalur B, kendaraan berpindah ke lajur lambat dan langsung menghantam bagian belakang truk Colt Diesel yang berada di depannya.

"Pada saat berada di KM 102 kendaraan berpindah ke lajur lambat dan menabrak bagian belakang truk Colt Diesel yang berada di depan," ujarnya.

Benturan keras menyebabkan minibus terbalik di lajur lambat.

Petugas patroli tol yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan kendaraan.

Tiga korban meninggal dunia diketahui merupakan penumpang Avanza berinisial S (43), JW (27), dan P (41). Seluruh korban merupakan warga Jalan Nusantara, Gang Murni, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

Ketiga korban meninggal dunia kemudian dievakuasi ke RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung. Selain korban meninggal, empat penumpang mengalami luka berat yakni P (6), MAA (69), AS (50), dan S (4).

Para korban langsung dilarikan ke RSUD Abdul Moeloek untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara tiga penumpang lainnya bersama pengemudi Avanza mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RS Bhayangkara Lampung serta RS Natar Medika, Lampung Selatan.

Plt Operation Manager PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, Andri Dewantoro mengatakan kecelakaan tersebut tidak berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di Jalan Tol Bakter.

Menurutnya, penanganan dilakukan oleh Divisi Layanan Jalan Tol (LJT) Bakter bersama Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Lampung sehingga kondisi lalu lintas kembali normal pada pukul 01.10 WIB.

"Kami turut berbela sungkawa atas kejadian kecelakaan yang menimpa para korban," kata Andri.

Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk selalu mematuhi ketentuan dan tata tertib berlalu lintas, berkendara dengan kecepatan maksimal 100 kilometer per jam, memastikan kondisi kendaraan layak jalan, serta tidak memaksakan diri mengemudi saat mengantuk atau kelelahan.

Saat ini penyebab pasti kecelakaan masih didalami oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Lampung Selatan.(dom)

Tabrak Truk Hino  

Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan di ruas Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) KM 150+700 A, wilayah hukum Polres Lampung Tengah, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 08.25 WIB.

Kecelakaan melibatkan satu unit mobil Toyota Avanza Veloz bernomor polisi B 1459 PRF dan truk Hino Fuso bernomor polisi BA 8094 AU.

Kasatlantas Polres Lampung Tengah AKP Glend Felix Siagian menjelaskan dugaan penyebab kecelakaan adalah kurang fokusnya pengemudi mobil Avanza saat melaju di lajur satu sehingga menabrak bagian belakang truk Hino Fuso yang ada di depannya.

"Akibat kecelakaan tersebut, satu orang penumpang mobil Avanza bernama Nur Chairil (47), warga Depok, Jawa Barat, meninggal dunia," kata AKP Glend, Selasa (17/3/2026).

Kecelakaan bermula saat mobil Avanza dikemudikan Muhayatsyah (54), warga Kelapa Dua, Tangerang, melaju dari arah Bandar Lampung menuju Palembang. 

Minibus tersebut berangkat dari Jakarta dengan tujuan akhir Provinsi Aceh. "Setibanya di KM 150+700 A, kendaraan diduga tidak menjaga jarak aman hingga menabrak bagian belakang truk Hino Fuso yang dikemudikan Yuli Putra (44), warga Agam, Sumatera Barat," jelas Glend.

Benturan menyebabkan mobil Avanza mengalami kerusakan serius dan beberapa penumpang luka berat. Sementara truk Hino Fuso mengalami kerusakan pada bagian bodi depan. 

Sopir mobil bersama empat penumpang lainnya mengalami luka-luka, sedangkan pengemudi truk dilaporkan tidak mengalami cedera.  Seluruh korban telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.(faj)

( Tribunlampung.co.id )

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.