Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat kembali mengalami gangguan.
Hal ini terjadi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bagolo Kecamatan Kalipucang yang berada di bawah naungan Yayasan Bina Sosial Sukatani.
SPPG Bagolo menghentikan sementara operasional dapurnya sejak Senin (8/6/2026) akibat anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN) belum dicairkan.
Penghentian operasional tersebut berdampak langsung terhadap 2.192 penerima manfaat yang selama ini dilayani oleh SPPG Bagolo, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, balita hingga ribuan siswa penerima program MBG.
Baca juga: Aliran Dana dari BGN Mandek, 2 SPPG di Pangandaran Setop Beroperasi
Kepala Dapur SPPG Bagolo, Muhammad Alif Alhaedar, membenarkan penghentian sementara kegiatan produksi dan distribusi makanan bergizi tersebut.
Menurutnya, keterlambatan pencairan anggaran diduga berkaitan dengan proses administrasi di tingkat pusat.
"Karena mungkin lagi pergantian atau lagi pemeriksaan keuangannya dari atas (pusat)," ujar Alif melalui seluler, Selasa (9/6/2026) siang.
Meskipun demikian, Alif berharap operasional dapur tempat kerjanya dapat kembali berjalan normal dalam pekan ini.
Ia menyebut sejumlah dapur MBG lainnya yang mengalami kondisi serupa sudah menerima pencairan anggaran dari BGN.
"Mungkin insya Allah minggu ini bisa beroperasi. Karena yang lain ada beberapa dapur yang sudah pencairan," ucapnya. (*)