Persija Dikabarkan Siapkan Rp 543 Miliar untuk STY, Bojan Hodak Ungkap Strategi Transfer Persib
Jaisy Rahman Tohir June 09, 2026 09:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Mantan pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, buka-bukaan soal strategi transfer yang akan dijalankan Maung Bandung menghadapi Super League 2026-2027.

Strategi Persib jauh berbeda dibandingkan rival mereka, Persija Jakarta, yang dirumorkan siap jor-joran di bursa transfer setelah menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih baru.

Persija sebelumnya membuat kejutan besar dengan kabar kedatangan Shin Tae-yong untuk menukangi Macan Kemayoran pada musim depan.

Tak hanya itu, media sepak bola Asia Goalpost Asia bahkan mengklaim manajemen Persija menyiapkan dana hingga 30 juta dolar AS atau sekitar Rp543 miliar untuk belanja pemain.

Dana jumbo tersebut disebut disiapkan untuk membantu Shin Tae-yong membangun skuad yang mampu membawa Persija meraih gelar juara Super League 2026-2027.

"Eksklusif, Shin Tae-yong akan menjadi pelatih kepala baru Persija Jakarta."

"Menargetkan menjadi juara, Persija menjanjikan STY investasi 30 juta USD untuk belanja pemain," tulis Goalpost Asia, dikutip dari BolaSport.

Di tengah kabar agresivitas Persija di bursa transfer, Persib justru memilih pendekatan berbeda.

Bojan Hodak mengungkapkan bahwa Persib tidak berencana melakukan banyak perubahan pada skuad musim lalu.

Menurut pria asal Kroasia tersebut, mayoritas pemain Persib masih akan dipertahankan karena tim dinilai sudah memiliki fondasi yang kuat.

Keberhasilan menjadi juara Super League 2025-2026 menjadi salah satu alasan mengapa Persib tidak perlu melakukan perombakan besar-besaran.

"Mayoritas dari mereka, mungkin 80 persen akan bertahan."

"Ketika berada di peringkat pertama, kami tidak perlu melakukan banyak perubahan," kata Bojan Hodak, dikutip dari laman resmi I.League.

Bojan mengakui situasi musim ini berbeda dibandingkan musim lalu.

Pasalnya, sejumlah klub mulai melirik pemain-pemain Persib setelah tampil impresif sepanjang kompetisi.

Meski begitu, ia optimistis sebagian besar pemain masih akan bertahan karena masih terikat kontrak dengan klub.

"Mungkin tidak akan seperti musim lalu karena tim-tim lain membidik pemain kami."

"Tahun ini, saya rasa kebanyakan dari pemain masih memiliki kontrak."

"Jadi mungkin bisa saya katakan sebanyak 80 persen akan bertahan," ujarnya.

Sementara itu, kejutan lain datang dari Borneo FC.

Klub yang finis sebagai runner-up Super League 2025-2026 itu justru memilih melakukan perubahan besar dengan melepas belasan pemain.

Salah satu nama yang hengkang adalah Mariano Peralta yang belakangan santer dikabarkan masuk radar Persija Jakarta.

Tak hanya kehilangan sejumlah pemain, Borneo FC juga resmi berpisah dengan pelatih Fabio Lefundes.

Dengan kondisi tersebut, tiga tim papan atas musim lalu tampak memilih jalan berbeda untuk menyambut musim baru.

Persija dirumorkan siap belanja besar bersama Shin Tae-yong, Persib memilih mempertahankan kerangka tim juara, sementara Borneo FC justru melakukan perombakan besar-besaran.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.