'Berita yang menghancurkan' - Victor Osimhen sampaikan belasungkawa setelah Anthony Joshua terluka dalam kecelakaan mobil yang menewaskan dua orang di Nigeria
Rina Kusumawati June 09, 2026 09:05 PM

Victor Osimhen menyampaikan belasungkawa kepada petinju kelas berat Anthony Joshua setelah ia terlibat dalam kecelakaan mobil di Nigeria pekan ini yang menewaskan dua orang. Sina Ghami dan Latif Ayodele, yang merupakan teman sekaligus pelatih Joshua, tragis meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut setelah mobil mereka menabrak kendaraan yang sedang berhenti.

AJ dalam kondisi stabil

Menurut laporan BBC Sport, Joshua berhasil diselamatkan dari reruntuhan mobil dan segera dibawa ke rumah sakit dengan luka ringan. Tim promotor petinju berusia 36 tahun itu, Matchroom, mengonfirmasi dalam pernyataan pada Senin malam bahwa Joshua kini berada dalam kondisi “stabil” dan akan tetap dirawat di rumah sakit untuk observasi hingga tahun baru.

Kecelakaan tersebut terjadi hanya sepuluh hari setelah pertarungan besar Joshua melawan Jake Paul, sebuah laga yang penuh sorotan di mana kedua petinju sempat mendapat sorakan penonton sebelum akhirnya AJ menang melalui kemenangan knockout di ronde keenam. Pukulan penentu tersebut menyebabkan rahang Paul patah.

Penyerang Nigeria Victor Osimhen diminta komentarnya mengenai kecelakaan tersebut saat tampil di Piala Afrika (AFCON), dan ia menyampaikan “belasungkawa” sambil menegaskan bahwa Joshua telah “membawa nama Nigeria ke panggung dunia.”

'Berita yang menghancurkan'

Dalam wawancara dengan Jay Harris dari The Athletic, Osimhen, yang kini bermain untuk Galatasaray, mengatakan: “Ini adalah berita yang sangat menghancurkan. Dia adalah salah satu figur besar yang membuat nama Nigeria dikenal dunia. Sudah bertahun-tahun dia melakukannya. Kejadian seperti ini pastinya menyentuh hati banyak warga Nigeria. Belasungkawa saya untuk keluarga korban. Kehilangan nyawa bukanlah hal yang indah.”

Rekan setim Osimhen di tim nasional Nigeria juga menyuarakan perasaan serupa. Pemain Birmingham City, Bright Osayi-Samuel, mengatakan kepada ESPN: “Ini bukan kabar yang baik, apalagi karena terjadi di tanah air. Syukurlah dia [Joshua] baik-baik saja. Sangat tragis mendengar dua temannya meninggal dunia. Kami hanya berharap dia segera pulih.”

Pemain Leicester, Wilfred Ndidi, turut mengungkapkan suasana di kamp tim setelah mendengar kabar tersebut. Ia berkata: “Saudaraku, ini berat sekali. Saat kami mendengar dia kehilangan orang dekatnya, kami benar-benar sedih. Saya berharap dia bisa bangkit dari cobaan itu. Semoga dia diberi kekuatan, begitu juga keluarga dan keluarga para korban. Ini sungguh masa yang sulit.”

Nigeria pertahankan awal sempurna di AFCON

Tiga bintang Nigeria tersebut berbicara setelah kemenangan Super Eagles 3-1 atas Uganda pada fase grup hari Selasa. Paul Onuachu membuka keunggulan Nigeria di pertengahan babak pertama saat Eric Chelle berupaya menjaga catatan sempurna timnya di Piala Afrika.

Tugas Nigeria menjadi lebih mudah setelah Salim Magoola mendapat kartu merah di babak kedua. Kiper yang masuk menggantikan Denis Onyango saat jeda itu diusir wasit pada menit ke-56. Gelandang Raphael Onyedika mencetak dua gol dalam waktu lima menit untuk memastikan kemenangan, meski Rogers Mato sempat memperkecil kekalahan dengan satu gol di menit ke-75.

Kemenangan tersebut memastikan langkah Nigeria ke babak gugur Piala Afrika 2025 di Maroko sebagai juara Grup C, setelah sebelumnya mengalahkan Tanzania dan Tunisia. Namun, lawan mereka di babak berikutnya masih menunggu kepastian.

Super Eagles hadapi persaingan ketat untuk gelar keempat

Nigeria menjadi salah satu favorit untuk meraih kejayaan di AFCON edisi Maroko musim dingin ini. Super Eagles telah tiga kali menjuarai turnamen bergengsi tersebut, yakni pada tahun 1980, 1994, dan terakhir pada 2013.

Namun, mereka akan menghadapi persaingan berat jika ingin kembali mengangkat trofi. Maroko, Mesir, dan Senegal termasuk di antara tim-tim yang telah memastikan tempat di babak 16 besar setelah tampil impresif di fase grup.

Juara bertahan Pantai Gading akan menutup laga fase grup dengan menghadapi Gabon malam ini, setelah mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan awal. The Elephants kini sejajar dengan Kamerun, setelah kedua tim masing-masing meraih kemenangan atas Mozambik dan Gabon sebelum bermain imbang 1-1 pada pertandingan kedua.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.