SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Satlantas Polres Mojokerto menerapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan akibat penutupan total ruas Jalan Brawijaya, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim).
Langkah ini diambil, menyusul dimulainya pengerjaan perbaikan konstruksi Jembatan Warutunggal di Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, mulai Selasa (9/6/2026).
KBO Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Ainur Rofiq, menjelaskan bahwa penutupan akses jalan terpaksa dilakukan karena adanya pengerjaan lantai jembatan yang membutuhkan ruang kerja luas.
"Kami lakukan rekayasa lalin karena ada penutupan total jalan untuk perbaikan Jembatan Warutunggal," ujar Ipda Rofiq di lokasi, Selasa (9/6/2026).
Guna memecah arus kendaraan, petugas gabungan telah disiagakan di titik rawan seperti Simpang 3 Taman Mojosari. Berikut adalah skema pengalihan arus yang diterapkan:
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.2 Provinsi Jatim dari BBPJN Jawa-Bali, Siti Sekar Gondo Arum, menegaskan bahwa penutupan akses jalan ini akan berlangsung selama 20 hari.
"Perbaikan lantai Jembatan Warutunggal yang ada di Kecamatan Pungging kami laksanakan penutupan jalan dan pengalihan arus mulai 9-28 Juni 2026," jelasnya.
Ipda Rofiq menambahkan, meski terdapat pengalihan arus, akses menuju fasilitas kesehatan seperti RSUD Prof dr Soekandar tetap menjadi perhatian utama.
Ia memastikan, bahwa jalur pengalihan telah dirancang melalui jalan yang lebar agar tidak menghambat distribusi logistik maupun akses darurat.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.