Disebut Sangat Antusias, FC Bayern Dikabarkan Selangkah Lagi Amankan Transfer Besar Berikutnya
Rina Kusumawati June 09, 2026 09:45 PM

Kesepakatan untuk Ismael Saibari dikabarkan akan segera diumumkan. Sementara itu, FC Bayern telah mencapai persetujuan dengan Nathaniel Brown. Tidak berhenti di situ, klub raksasa Jerman tersebut juga disebut berada di posisi terdepan untuk memboyong target ketiga mereka.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, bek tengah Inter Milan, Yann Bisseck, kini semakin dekat menuju kepindahan ke Bayern München. Laporan tersebut menyebutkan bahwa pemain berusia 25 tahun itu merasa tersanjung dengan ketertarikan dari klub juara terbanyak Bundesliga tersebut dan sangat tertarik dengan peluang bermain secara reguler di kompetisi kasta tertinggi Jerman, sekaligus memperkuat tim yang juga berambisi di Liga Champions.

Namun, kepindahan ke München mungkin tidak akan berjalan mudah. Pasangan bek tengah Dayot Upamecano dan Jonathan Tah telah membentuk duet yang sangat solid, posisi yang sebelumnya sulit ditembus oleh Min-Jae Kim hingga harus rela duduk di bangku cadangan.

Pemain asal Korea Selatan itu justru menjadi kunci kemungkinan transfer Bisseck ke Bayern. Hanya jika Kim hengkang pada musim panas ini—memberikan pemasukan dari transfer dan membuka slot pemain—Bayern dapat secara serius mengejar bek Inter tersebut. Berdasarkan laporan media yang konsisten, Kim, seperti halnya Hiroki Ito, diizinkan untuk pergi jika ada tawaran yang sesuai. Bayern disebut meminta setidaknya €30 juta untuk Kim, sementara Ito bisa dilepas dengan harga sekitar €20 juta. Kim bahkan dikabarkan telah memberikan janji kepada Juventus Turin untuk bergabung.

Persaingan di posisi bek kanan juga tidak kalah ketat, posisi yang bisa menjadi peran cadangan bagi Bisseck. Konrad Laimer dan Josip Stanisic menjadi kejutan musim ini, bergantian bermain di sisi kiri dan kanan lini belakang, meski Laimer lebih sering dimainkan di kanan dan tampil dalam performa terbaiknya sejak bergabung dengan Bayern. Kontrak pemain asal Austria itu berlaku hingga 2027, dan setelah sempat terjadi gesekan di awal, pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak kini dikabarkan berjalan lancar.

Apakah Bisseck akhirnya akan menegaskan eksistensinya di tim nasional setelah bergabung dengan FC Bayern?

Ambisi Bisseck untuk menjadi pemain utama di München patut diperhatikan. Ia baru saja menunjukkan kemampuannya menghadapi tekanan tinggi saat bermain untuk Inter Milan. Setelah Simone Inzaghi digantikan oleh Cristian Chivu, pemain kelahiran Köln itu memulai musim Serie A di bangku cadangan, hanya menonton tujuh dari delapan laga pertama. Meski begitu, ia tetap mendapat kesempatan tampil di ajang Liga Champions.

Menjelang akhir Oktober, situasinya berubah. Bisseck berhasil menembus skuad utama dan menjadi bagian dari trio bek bersama Manuel Akanji dan Alessandro Bastoni. Kombinasi tersebut membantu Nerazzurri meraih gelar ganda, yakni Scudetto dan Coppa Italia. Meski sukses di level klub, Julian Nagelsmann tidak memanggilnya ke skuad Jerman untuk Piala Dunia, memilih Malick Thiaw dari Newcastle United sebagai bek tengah terakhir.

Setelah absen di Piala Dunia, kepulangan ke Jerman kini bisa menjadi opsi menarik bagi Bisseck. Langkah tersebut dapat membawanya kembali ke radar pelatih nasional dan membuka peluang tampil reguler untuk timnas (saat ini ia baru mencatat satu caps).

FC Bayern dan Bisseck: Apakah seorang sosok lama bisa menjadi kunci transfer besar ini?

Menurut Gazzetta dello Sport, pelatih Cristian Chivu tidak ingin kehilangan Bisseck, terutama karena peran sang bek tengah Jerman akan semakin penting seiring potensi kepergian Stefan de Vrij, Francesco Acerbi, dan Matteo Darmian. Chivu menilai Bisseck sangat tinggi, namun Inter masih berharap mendapatkan dana tambahan untuk memperkuat lini pertahanan mereka.

Masih menurut laporan Gazzetta, Inter telah menyiapkan dua pemain sebagai kandidat pengganti: Tarik Muharemovic dari Sassuolo, jebolan akademi Juventus yang digadang-gadang sebagai bintang masa depan, serta Oumar Solet dari Udinese, yang sudah lama dikaitkan dengan Nerazzurri.

Kedua target tersebut diperkirakan bernilai sekitar €50 juta, sehingga Inter siap mendengarkan tawaran mulai dari €40 juta untuk Bisseck jika sang pemain meminta hengkang. Perubahan agen Bisseck ke Giovanni Branchini juga menandakan bahwa ia mungkin sudah menyampaikan keinginannya kepada manajemen Inter.

Branchini dikenal baik di lingkungan Bayern dan telah memfasilitasi sejumlah transfer penting bagi klub tersebut. Salah satu pencapaiannya yang paling terkenal adalah peran pentingnya dalam membawa Pep Guardiola ke Bayern pada tahun 2013, ketika ia bertindak sebagai perantara. Ia juga berperan dalam transfer Leroy Sané dari Manchester City pada tahun 2020 dan dikenal di München sebagai sosok yang dekat dengan dewan pengawas klub yang dipimpin oleh Uli Hoeneß dan Karl-Heinz Rummenigge.

Namun demikian, sumber internal klub menyebutkan bahwa pembicaraan serius kemungkinan belum akan dimulai dalam waktu dekat, mirip dengan pendekatan sebelumnya untuk Ismael Saibari dari PSV Eindhoven dan Nathaniel Brown dari Eintracht Frankfurt. Bisseck sendiri baru-baru ini menyatakan bahwa setelah musim berakhir, ia hanya ingin beristirahat sejenak sebelum memutuskan langkah selanjutnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.