Jalan Tanah di Tobimeita Kendari Tak Tersentuh Aspal 10 Tahun Lebih, Warga Inisiatif Timbun
Sitti Nurmalasari June 09, 2026 09:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Warga Kelurahan Tobimeita, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menimbun ruas jalan yang selama ini tak tersentuh aspal.

Menurut Ketua RT 10, Rosnani, saat dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, kondisi jalan tanah berlubang di kelurahan tersebut sudah lebih dari 10 tahun.

Padahal, jalan itu menjadi akses utama warga setempat dengan total penduduk lebih dari 100 Kepala Keluarga (KK).

Belum lagi di jalan tersebut kerap dilintasi sebab menghubungkan fasilitas umum seperti pasar, puskesmas, hingga sekolah.

Total ruas jalan tanah yang ditimbun secara mandiri oleh masyarakat kurang lebih 10 meter dari total panjang jalan tanah kurang lebih 3 kilometer.

Baca juga: Viral Warga Dirikan Tenda Blokir Jalan Rusak di Pongkowulu Buton Utara, Pemprov Perbaiki Bertahap

Mereka menimbun jalan tersebut menggunakan dua rit tanah pada Sabtu (6/6/2026) lalu.

Rosnani mengatakan perbaikan jalan di Kelurahan Tobimeita ini selalu diusulkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) setiap tahunnya.

Namun, usulan tersebut tak pernah direalisasikan hingga akhirnya masyarakat berinisiatif untuk menimbun jalan itu secara swadaya.

Dia menjelaskan, jalan tanah di Kelurahan Tobimeita ini melingkar dari depan kantor lurah yang berada di RT 03, RT 05 lalu di antara RT 09 dan RT 07, RT 10, hingga RT 11.

"Sudah berapa kali diajukan, sudah pernah diukur tidak jadi lagi, entah apa alasannya selalu tidak jadi," ujar dia melalui WhatsApp, Selasa (9/6/2026).

Baca juga: 36 Tahun Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki di Kecamatan Kambowa Buton Utara, Warga Mengeluh

Tak hanya sekali, penimbunan yang dilakukan warga setempat juga sudah pernah dilakukan pada tahun sebelumnya.

Rosnani menyebut, masyarakat Kelurahan Tobimeita menggunakan 5 rit tanah untuk menimbun jalan tanah pada 2025.

Kekurangannya, penimbunan jalan tanah ini tidak disertai dengan pengerasan, sehingga kondisi jalan ketika hujan menimbulkan lumpur dan berdebu tatkala cuaca panas.

"Kita menimbun manual, artinya mobil-mobil biasa saja yang tindis, jadi kalau hujan berlumpur, panas ya berdebu, kalau kita mau tunggu dari pemerintah, kapan? Terpaksa kita swadaya saja seadanya," jelas dia.

Dia berharap, dengan ditimbunnya jalan tanah itu, akses warga di Kelurahan Tobimeita tidak separah sebelumnya. 

Baca juga: Protes Jalan Rusak 10 Tahun, Warga Lohia Muna Blokade Jalur Wisata Napabale-Meleura, Bakar Ban Bekas

Sebagai infromasi, Kelurahan Tobimeita, Kecamatan Nambo berjarak sekira 14 kilometer atau 27 menit dari Kantor Balai Kota Kendari.

Gedung tempat Wali Kota berkantor ini beralamat di Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga. (*)

(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.