TRIBUNGAYO.COM - Asosiasi warung kopi (warkop) di Aceh memberikan apresiasi kepada TVRI Stasiun Aceh yang resmi menggratiskan izin atau lisensi nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 khusus warung kopi di Aceh.
Kebijakan diberikan TVRI tersebut mendapat sambutan positif dari para pelaku atau pemilik usaha warkop.
Piala Dunia 2026 akan bergulir sebentar lagi dan TVRI juga mengajak warkop yang akan melakukan Nobar agar mendaftar ke TVRI.
Melansir Serambinews.com, sambutan tersebut mengemuka usai pertemuan lanjutan antara TVRI Stasiun Aceh dan Asosiasi Warkop se-Kota Banda Aceh di ruang rapat media tersebut, Keutapang, Selasa (9/6/2026).
Owner SMEA Premium Kopi, Tomy, mengaku bersyukur karena para pemilik warung kopi tidak lagi dibebani biaya lisensi untuk menggelar nonton bareng pertandingan Piala Dunia.
Menurutnya, kebijakan tersebut memberi ruang bagi pelaku usaha untuk mempersiapkan suasana yang lebih meriah bagi pengunjung.
“Alhamdulillah kita (warkop di Aceh) dapat free, tidak berbayar sebagaimana sebelum kita mendengar kabar setiap warkop harus bayar. Dengan free ini, kita mau menggembirakan para pihak yang menonton nanti, kita buat semeriah mungkin dengan umbul-umbul dan spanduk,” ucap Tomy.
Ia juga berharap, pelaksanaan nonton bareng nantinya berlangsung tertib dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan nyaman.
“Kami berharap nanti yang menonton bola bakal kondusif, tidak ricuh sehingga kita dapat menonton dengan nyaman,” tambahnya.
Senada, Owner Budi Warkop, Budi menilai, kebijakan tersebut menjadi kabar baik bagi pelaku usaha di tengah kondisi ekonomi saat ini, karena anggaran yang sebelumnya diperkirakan untuk biaya lisensi dapat digunakan untuk kebutuhan lainnya.
"Alhamdulillah, kami tidak perlu lagi memikirkan biaya lisensi sehingga anggaran tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya. Di tengah kondisi ekonomi saat ini, nonton bareng sepak bola juga menjadi hiburan yang dinantikan masyarakat, khususnya di Aceh," ujar Budi.
Dikatakan, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan TVRI terkait berbagai persiapan teknis pelaksanaan nonton bareng.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada stasiun televisi milik pemerintah tersebut, atas kebijakan yang diberikan kepada masyarakat dan pelaku usaha warung kopi khusus di Aceh.
"Terima kasih banyak TVRI pusat dan Stasiun Aceh khususnya, yang telah menggratiskan nobar Piala Dunia 2026 di warkop, semoga makin jaya dan berkah," tutupnya.
Sebelumnya, Plt Kepala TVRI Stasiun Aceh, Yusril menyampaikan, berdasarkan keputusan dari pusat, pihaknya menggratiskan bagi warung kopi (warkop) yang mengadakan nonton bareng (Nobar) Piala Dunia 2026, khusus di Aceh.
“Seluruh warkop khusus di Aceh, telah kita gratiskan untuk nonton bareng, harapan kami para pengusaha warkop ini dapat menjaga ketertiban dan ketentraman, serta kenyamanan,” ucap Yusril usai pertemuan dengan Asosiasi Warkop se-Kota Banda Aceh di ruang rapat TVRI Aceh, Keutapang, Selasa (9/6/2026).
Meski demikian, para pemilik warkop diminta memenuhi beberapa persyaratan seperti pendaftaran lisensi kepada TVRI sebelum pelaksanaan kegiatan, sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui barcode yang akan ditampilkan di layar televisi atau media sosial TVRI Aceh nantinya.
Selain itu, penyelenggara khususnya warkop, diminta melakukan publikasi dan promosi kegiatan Nobar melalui media sosial yang dimiliki.
Kemudian memasang umbul-umbul, spanduk, atau media promosi lainnya sesuai dengan template dan ketentuan yang ditetapkan oleh TVRI.
Untuk memperoleh template dan materi promosi resmi, penyelenggara dapat berkoordinasi dengan Direktorat Pengembangan dan Usaha TVRI melalui email pengembangandanusaha@tvri.go.id.
“Hal tersebut merupakan bagian dari dukungan promosi bersama, guna meningkatkan antusiasme dan partisipasi masyarakat terhadap penyelenggaraan Piala Dunia 2026,” jelas Yusril.
Keputusan ini diambil setelah mencermati hasil pembahasan yang disampaikan, khususnya terkait kemampuan pembayaran lisensi oleh pelaku usaha, kondisi usaha warung kopi, maka pihaknya sebagaimana keputusan pusat.
“Memutuskan pelaksanaan Nobar Piala Dunia 2026 khusus warkop di wilayah Aceh, dapat dilakukan tanpa pungutan biaya lisensi (free),” terang Yusril.
Plt Kepala TVRI Stasiun Aceh itu menegaskan, pada prinsipnya seluruh warga negara Indonesia bisa nonton Piala dunia, melalui siaran TV di rumah secara gratis.
Meski demikian, restoran, hotel dan tempat usaha lainnya yang sifatnya komersial, akan dikenakan pungutan.
“Warkop yang ingin melakukan nonton bareng sambil mengadakan acara bersponsor, itu juga kita memang harus berbayar, karena sifatnya sudah komersial,” tutup Yusril.
Baca juga: Warkop di Aceh Bisa Nobar Gratis Piala Dunia 2026, Begini Cara Daftar di TVRI