Declan Rice, Bukayo Saka, dan Noni Madueke Tinggalkan Skuad Inggris, Thomas Tuchel Khawatir dengan Cedera Bintang Arsenal Jelang Laga Kontra Jepang
Agus Firmansyah June 09, 2026 09:58 PM

Eksperimen Thomas Tuchel selama jeda internasional mengalami pukulan besar setelah kabar bahwa Declan Rice dan Bukayo Saka harus kembali ke Arsenal untuk menjalani pemeriksaan medis. Keduanya baru saja bergabung dengan skuad pada Jumat setelah diistirahatkan dalam hasil imbang 1-1 melawan Uruguay, namun kini dipastikan tidak akan tampil dalam laga berikutnya kontra Jepang. Asosiasi Sepak Bola Inggris telah mengonfirmasi kepergian mereka bersama enam pemain lain, membuat skuad tampak lebih tipis jelang pertandingan di Stadion Wembley.

Trio Arsenal pimpin daftar pemain yang meninggalkan skuad

Waktu kepergian ini menjadi tantangan tersendiri bagi Tuchel, yang sebelumnya berharap bisa kembali mengintegrasikan pemain-pemain senior utamanya setelah memberi mereka waktu istirahat singkat. Namun, duo Arsenal tersebut kini harus kembali ke London utara dan menambah daftar kekhawatiran bagi Mikel Arteta. Dengan persaingan gelar Liga Primer Inggris yang semakin ketat, para penggemar Arsenal tentu cemas menantikan hasil pemeriksaan dua pemain kunci mereka itu.

Tuchel ungkap kekhawatiran atas cedera Madueke

Jika kepergian Rice dan Saka masih bersifat pencegahan, situasi berbeda dialami oleh Noni Madueke yang mengalami cedera serius setelah mendarat dengan keras pada lutut kirinya dalam laga melawan Uruguay. Pemain berusia 24 tahun itu terpaksa ditarik keluar pada menit ke-37 setelah benturan keras dengan Rodrigo Aguirre, dan kemudian terlihat meninggalkan stadion dengan kaki terbungkus pelindung. Cedera ini menjadi pukulan besar bagi sang pemain yang tengah berusaha mengamankan tempatnya dalam rencana Tuchel.

“Saya tentu khawatir, karena saya rasa dia pemain yang bisa membuat perbedaan,” ujar Tuchel mengenai winger Arsenal tersebut. “Dia memulai pertandingan dengan baik, penuh energi, dan siap bermain. Sangat disayangkan dan membuat kami sedih, semoga cederanya tidak serius. Menghadapi tim seperti Uruguay yang mengandalkan duel satu lawan satu, dia bisa membuka ruang dan menjadi pemain penting bagi kami, seperti yang sudah ia tunjukkan.”

Stones dan Wharton masuk daftar cedera

Krisis cedera tidak hanya menimpa pemain Arsenal. Bek Manchester City, John Stones, juga harus meninggalkan kamp pelatihan setelah mengalami cedera betis. Stones sebenarnya dijadwalkan menjadi starter melawan Uruguay, namun harus ditarik setelah merasakan ketidaknyamanan saat pemanasan. Gelandang Crystal Palace, Adam Wharton, juga kembali ke klubnya untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut seiring meningkatnya beban fisik selama jeda internasional.

Tuchel menyampaikan simpatinya kepada Stones dengan mengatakan: “Jelas dia sangat kecewa, dan saat ini saya memberikan dukungan penuh karena itu akan lebih membantu dibanding menambah tekanan.” Pemain lain yang juga meninggalkan skuad termasuk Fikayo Tomori, Dominic Calvert-Lewin, dan penjaga gawang Aaron Ramsdale, meski kepergian mereka sebagian besar bersifat taktis karena Tuchel ingin melakukan rotasi dan memberi kesempatan kepada pemain yang baru bergabung.

Pemain baru datang, tekanan tetap tinggi

Meski banyak pemain yang keluar, Inggris mendapatkan tambahan tenaga dengan bergabungnya kapten Harry Kane dan beberapa pemain lain yang baru tiba pada Jumat. Morgan Rogers, Anthony Gordon, dan Marc Guehi termasuk di antara pemain yang diperkirakan akan tampil melawan Jepang, sementara Tuchel terus mencari keseimbangan tim menjelang Piala Dunia. Pelatih asal Jerman itu sebelumnya telah menjelaskan keputusan untuk membagi skuad menjadi dua kelompok guna mengatur beban kerja di tengah padatnya jadwal musim ini.

Saat ini skuad Inggris berjumlah 27 pemain, dengan bek Ben White tetap bertahan meski mendapat sorakan dari sebagian penonton Wembley dalam laga melawan Uruguay. White, yang tampil untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 2022, mengalami malam yang campur aduk setelah mencetak satu-satunya gol Inggris sebelum menyebabkan penalti yang membuat lawan menyamakan kedudukan. Tuchel kini dihadapkan pada tugas berat untuk menjaga semangat tim dan menemukan formula kemenangan menghadapi Jepang tanpa beberapa pemain andalannya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.