Kebakaran Toko Sembako Hanguskan 110 Tabung Gas Elpiji, Kerugian Tembus Rp500 Juta
Kiki Novilia June 09, 2026 10:19 PM

Tribunlampung.co.id, Tanggamus - Sebuah toko sembako milik warga di Pekon Pulau Panggung, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, ludes terbakar pada Selasa (9/6/2026) dini hari.

Baca juga: ASN di Tanggamus Ditangkap Terkait Pencurian Burung Jalak Suren, Gunakan Bambu 10 Meter

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp500 juta.

Kapolsek Pulau Panggung Iptu Suamin mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 WIB saat toko dalam keadaan tutup.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di bagian atas bangunan.

"Peristiwa kebakaran diketahui sekitar pukul 01.30 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Namun untuk memastikan penyebab pasti, masih dilakukan pendalaman lebih lanjut," kata Suamin, Selasa (9/6/2026).

Setelah menerima laporan, personel Polsek Pulau Panggung langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses evakuasi, berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan pihak PLN, serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Lokasi toko yang berada di area permukiman sempat membuat warga khawatir api akan merembet ke bangunan lain. Namun berkat respons cepat warga dan petugas, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas.

Korban diketahui bernama Mahmud (60), seorang wiraswasta warga Pekon Pulau Panggung.

Berdasarkan keterangan saksi, toko tersebut telah tutup seperti biasa sekitar pukul 21.00 WIB pada Senin malam. Namun beberapa jam kemudian, warga melihat kobaran api muncul dari bagian atap bangunan.

Mengetahui kejadian tersebut, warga bersama petugas pemadam kebakaran segera melakukan upaya pemadaman. Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.30 WIB.

Akibat kebakaran itu, sejumlah barang berharga dan stok dagangan di dalam toko hangus terbakar, di antaranya 110 tabung gas elpiji ukuran 5 kilogram, tiga tabung gas ukuran 10 kilogram, dua unit freezer es krim, satu lemari pendingin, serta berbagai kebutuhan sembako.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun seluruh isi toko mengalami kerusakan akibat terbakar dan kerugian ditaksir kurang lebih mencapai Rp500 juta," ujarnya.

Suamin mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah terjadinya kebakaran.

Menurutnya, pemeriksaan berkala terhadap kabel, stop kontak, dan peralatan listrik penting dilakukan untuk memastikan seluruh instalasi dalam kondisi aman dan layak digunakan.

"Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha. Jika ditemukan kabel yang sudah tua, terkelupas, atau sambungan yang tidak standar, segera diperbaiki oleh teknisi yang berkompeten. Langkah sederhana ini sangat penting untuk mencegah terjadinya korsleting yang berpotensi menimbulkan kebakaran," imbaunya.

(Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.